BOGOR - Musim kemarau membuat ratusan warga Kampung Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor terpaksa antre untuk mendapatkan air bersih di salah satu tempat penampungan air milik warga. Padahal wilayah tersebut berada di kaki Gunung Salak.
Pantauan di lokasi, sambil membawa ember dan jerigen, warga berebut untuk mendapatkan air bersih. Bahkan sebagian warga memukul-mukul ember karena kesal, serta sebagiannya menangis karena sudah tak tahan dengan kekeringan yang melanda.
"Iya, ini satu-satunya sumber air di sini. Mana airnya bau lagi," ujar Halimah, salah seorang ibu yang ikut antre, Senin (12/9/2011)
Sementara itu, Kepala Desa Ciherang Udik, Saprudin Jepri mengatakan sejak tiga bulan belakangan ini sumur-sumur warga kering. Warga terpaksa berebut air dilokasi ini untuk mandi mencuci dan buang air.
"Namun warga masih sulit untuk mencari air bersih untuk minum karena sumber mata air berasal dari sungai," kata Kepala Desa Ciherang Pondok
Menurut Kades, kekeringan sering terjadi rutin setiap tahun. "Kami akan melaporkan ke pemda. Sebab MCK yang ada juga tak sebanding dengan jumlah banyaknya penduduk 1200 kepala keluarga," ujarnya.
Ia berharap, Pemkab Bogor segera membangun banyak tempat Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) di wilayahnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.