JAKARTA - Bupati Corruption Watch (BCW) mendesak Jaksa Agung Basrief Arief mengusut dugaan praktek korupsi Bupati Kolaka Buhari Matta. Mereka menuding Buhari sebagai mafia tambang.
"Kami minta Jaksa Agung terbuka dalam penanganan perkara Bupati Buhari Matta mafia tambang Kolaka," ujar Koordinator BCW Muhammad Asban dalam keterangan pers kepada okezone, Jumat (16/9/2011).
Mereka juga meminta Kejagung menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang bidang pertambangan di Kabupaten Kolaka Propinsi Silawesi Tenggara dan memanggil Bupati Buhari Matta untuk diperiksa.
"Pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di republik ini harus terwujud dengan baik dan benar," pungkasnya.
Sebelumnya, ratusan orang dari BCW juga telah melakukan aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Agung Kamis (15/9/2011) kemarin. Dalam aksinya mereka membawa spanduk bertuliskan desakan kepada Jaksa Agung untuk mengusut dugaan korupsi Buhari Matta.
Sekadar diketahui, Bupati Kolaka Buhari Matta telah ditetapkan sebagai tersangka pada 8 Juli 2011 oleh Kejagung lantaran tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Kolaka yang mengakibatkan negara dirugikan sebesar Rp5 miliar.
Buhari sebagai Bupati telah mengeluarkan surat izin kuasa pertambangan biji nikel Nomor 146/2007 tanggal 28 Juni 2008, dalam areal kawasan konservasi Taman Wisata Alam Laut (TWAL) di Pulau Lemo oleh PT Inti Jaya.
Dia pun dituding telah menyalahi jabatan dan kewenangannya dimana izin yang dikeluarkanya tersebut tanpa persetujuan Menteri Kehutanan.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.