tragedi sukhoi

Ryan: Jantung Hati Saya Tertinggal di LP Cirebon

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Kamis, 22 September 2011 13:14 wib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

DEPOK - Very Idham Henyansyah alias Ryan, pembunuh berantai asal Jombang, Jawa Timur hari ini menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Depok. Ryan datang didampingi oleh orangtuanya dan mengaku tegang menjalani sidang PK.

Ryan pun mengaku ingin segera menuntaskan tahapan hukumnya dan ingin segera kembali ke LP Cirebon. Namun kerena ia harus menjalani sidang PK, Ryan terpaksa pindah ke LP Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor.

"Saya lebih betah di LP Cirebon, tapi di LP Cibinong banyak teman juga sih, baik semua," katanya kepada wartawan, Kamis (22/09/11).

Ryan pun tersipu malu saat ditanya mengenai tambatan hatinya di LP Cirebon. Bahkan saking betahnya, berat badan Ryan naik 21 kilogram dari 49 kilogram. "Intinya jantung hati saya ketinggalan di Cirebon, karena itu saya ingin cepat balik, sudah jangan tanya lagi," tuturnya.

Ryan pun tak mau menanggapi soal mantan pacarnya sosok lelaki yang bernama Novel. Novel juga merupakan PNS Depok yang bekerja di Kantor Imigrasi. "Itu masa lalu, dia justru pengecut yang lari dari kenyataan, saya lebih bangga karena bisa pertanggungjawabkan perbuatan saya," tandasnya.
(ful)

  • aya » 0 Tanggapan
    jgn jdkan ryan subyek dlm tulisan artinya sbg personalisasi kisah krn bisa menimbulkan simpati. Lupakah dgn sepak terjang & para korbannya? lebih baik angkat personalisasi korban2nya atau keluarga korban yang kini ditinggalkan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyu » 0 Tanggapan
    tetep aja serem
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.