tragedi sukhoi

Ryan Minta Hukuman Mati Dihapus

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Kamis, 29 September 2011 13:51 wib
(Foto: Dok/okz)
(Foto: Dok/okz)

DEPOK–Very Idham Henyansyah alias Ryan terpidana mati pembunuhan berantai mengaku kecewa setelah novum atau bukti barunya ditolak oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dirinya juga berharap agar hukuman mati dihapuskan. 

“Novum ditolak itu hak mereka, saya tetap berharap ada perubahan, saya kecewa itu sudah pasti,” katanya kepada wartawan usai persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Kamis (29/09/11).

Ryan meminta agar hukuman mati di Indonesia dihapuskan. Ryan pun mengaku akan menghabiskan sisa umurnya untuk hal yang bermanfaat.

“Saya berharap hukuman mati bisa berubah. Kita lihat saja nanti keputusannya bagaimana, siap tak siap saya pikir saya harus siap, saya kecewa luar biasa kalau hukuman mati masih terjadi di manapun, bukan hanya pada saya, negara lain saja bisa hapuskan, kenapa untuk saya tak bisa. Sisa umur saya akan saya manfaatkan untuk orang yang saya cintai, dekatkan pada Allah, buat ibu saya,” tandas Ryan.
(crl)

  • dpras » 0 Tanggapan
    a***h swt saja sudah menegaskan bahwa orang yang membunuh 1manusia sama saja dengan membunuh seluruh manusia, dan wajib dibalas, jadi hukuman mati merupakan bentuk kasih sayang a***h swt terhadap kehidupan manusia di dunia, karena kalau tidak dilakukan maka manusia bisa seenaknya membunuh dan pura2 gila supaya bebas demi hukum...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Drs.Hendry Yusdaryanto » 0 Tanggapan
    Kita banyak mengaku kita baik sebenarnya kita juga jahat bahkan ada yang lebih jahat dari Ryan tapi diagungkan bak malaikat dan ingat orang yang menghukum mati orang lain akan mempertanggung jawabkan besok di yaumil akhir,Allah saja maha pengampun lagi penyayang mengapa manusia lebih kejam dari syetan subhanallah
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.