Kesepian, Bapak Hamili Anak Kandung

Selasa, 04 Oktober 2011 02:06 wib | Markus Yuwono - Sindoradio

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) GUNUNGKIDUL - Tindakan Mondro Subroto (38) sangat keterlaluan. Betapa tidak, anak kandungnya, sebut saja, Mawar (18), justru dihamili hingga hamil dan melahirkan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ulah memalukan sekaligus nekat warga Desa Donomulyo Kecamatan Nanggulan Kulonprogo ini, dilaporkan ke Polres Gunungkidul, Yogyakarta, kemarin.

Dari informasi yang diperoleh, kasus ini berawal dari kesepian yang dialami Subroto paska retaknya hubungan rumah tangganya dengan Tugirah (44). Karena sudah beberapa tahun, hubungan perkawinan dengan istrinya, retak. Berbagai perselisihan pendapat, berujung pada pertengkaran dan akhirnya Tugirah memilih pulang ke rumahnya di Desa Giripanggung, Kecamatan Tepus, Gunungkidul.

Sementara Subroto dan Mawar tetap bertahan hidup satu rumah di Sorogaten RT 54 RW 18 Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan Kulonprogo. Subroto yang berprofesi sebagai buruh bangunan, sedangkan Mawar menuntut ilmu di SMK kawasan Kulonprogo, hingga lulus tahun 2010 lalu. Semakin besar membuat Mawar memperlihatkan kecantikannya, membuat Subroto sebagai ayah kandung yang seharusnya melindungi, justru gelap mata.

Pada sebuah malam pertengahan 2010 lalu, gejolak nafsu setan, tidak tertahankan. Karena yang ada di rumah hanya anak perempuannya, maka gejolak nafsu birahi Subroto yang tidak tertahankan lagi, dicoba untuk disalurkan pada anak kandungnya yang sejak bayi diasuhnya. Mendapat perlakuan ini Mawar berusaha berontak, tetapi ayah kandungnya tetap nekat dan terjadilah perbuatan cabul. "Saya sadar itu anak saya, tapi terus saya lakukan karena saya pisah jauh dengan istri," kata Subroto di hadapan petugas, Senin (3/10/2011).

Namun, perbuatan busuknya akhirnya tercium, setelah korban yang baru lulus SMA, pergi mengadu ke ibunya. Benih yang ditanam pada ayah kandungnya itu, akhirnya membuahkan hasil. Tiga hari lalu, Mawar melahirkan  bayi laki-laki dilakukan secara caesar di salah satu rumah sakit di Bantul, menurut beberapa sumber hal itu dilakukan untuk menutupi aib keluarga. "Saya katakan pada istri saya bahwa yang menghamili anaknya itu teman sekolahnya,"ujar Subroto.

Tugirah yang tinggal sendirian dan bekerja sebagai buruh tani, mengaku kaget dengan perbuatan suaminya tersebut. Meskipun, ia sudah tidak berhubungan dengan suaminya, namun ia merasa tidak terima dengan perbuatan suaminya tersebut. "Anak saya itu ngaku kalau yang menghamili bapaknya, kok ya tega sekali," lanjut Tugirah sambil menangis.

Menurut Kastreskrim Polres Gunungkidul,  Alaal Prasetyo, pelaku bisa dijerat pasal berlapis, yaitu pasal 46 UUKDRT dan pasal 294 KUHP ayat 1, ancaman hukuman masing-masing 12 dan 7 tahun. "Pelaku sudah kami amankan, dan keterangan saksi masih kami perlukan," ungkapnya.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Polres Kulonprogo, karena sebagian TKP ada di sana.
(Markus Yuwono/Sindoradio/ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »