Jualan es krim Campina lewat counter, mudah & untung!

Ilustrasi Foto: Corbis

Jualan es krim Campina lewat counter, mudah & untung!
Sindonews.com - Rasanya tak ada orang yang tidak suka es krim. Jadi tak mengherankan jika bisnis es krim tak pernah kehabisan pelanggan. Namun, seiring dengan semakin banyaknya pemain di industri ini maka faktor inovasilah yang membuat suatu merek es krim bertahan.

Tak heran jika untuk memanjakan pecinta cemilan yang berbahan dasar susu ini para produsen-produsen es krim terus berusaha melakukan berbagai macam inovasi mulai dari rasa, bentuk hingga kemasan.

PT Campina Ice Cream Industry sebagai pemegang merek ice cream Campina adalah salah satu pelaku utama dalam bisnis es krim  di Indonesia. Campina yang telah memulai bisnis ini semenjak 1972 di tanah air telah menjadikan perusahaan ini tak terpisahkan dihati masyarakat Indonesia.

Cukup banyak strategi Campina dalam menggarap pasar di Indonesia, mulai dari traditional trade, mobile Unit dan baru-baru ini perusahaan yang telah berusia 39 tahun ini mengeluarkan jurus terjitu untuk strategi pemasarannya yaitu dengan membuat Campina Scoop Counter (CSC).

Campina Scoop Counter
ini adalah bisnis kemitraan yang ditawarkan Campina dengan memberikan kemudahan kepada para mitranya dan risiko yang cukup kecil jika dibandingkan dengan keuntungan yang akan diperolehnya. Pihak campina mengaku akan memberikan dukungan penuh kepada mitranya untuk bisa tumbuh tanpa patokan royalty fee.

"Sistem kami tidak sama dengan perusahaan sejenis. Jika selama tiga bulan tidak dapat memenuhi target akan kami lakukan evaluasi atau penawaran relokasi terhadap pihak agen," tutur koordinator CSC Siswanto kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (4/10/2011).

Program CSC ini sudah berjalan sejak 2005 lalu dan telah berhasil membuka 415 Counter di seluruh Indonesia. "Kami telah mempunyai 415 counter di seluruh tanah air 390 diantaranya tersebar di pulau jawa," lanjutnya.

Bagi Anda yang berminat menjadi mitra, Campina mematok harga Rp10 juta untuk kerjasama pembukaan CSC tanpa royalty fee dan dukungan penuh dari Campina. Hingga kini omzet yang dapat dihasilkan oleh bisnis yang menyasar pangsa pasar remaja ini sebesar Rp1,5 miliar perbulan untuk keseluruhan counter-nya.

Tahun depan Campina akan lebih serius membidik pasar kelas menengah atas (middle up) dengan terus memberikan invovasi dan kualitas yang tinggi kepada para konsumen loyalnya.

"Menggarap pasar middle up pada tahun 2012 nanti adalah target kami kedepannya, dan kami akan selalu berusaha menjadi pemeran utama untuk Industri ice cream Indonesia dengan memberikan kualitas tinggi kepada para konsumen kami," tutup Siswanto. 
(and)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Ritel
      Senin, 02 Juli 2012 11:05 WIB

      25 hotel baru bakal berdiri di Surabaya

      Investasi di Kota Pahlawan tampaknya masih menjanjikan. Salah stau buktinya adalah banyaknya minat pengusaha perhotelan yang ingin membuka hotel baru di Surabaya.

    • Ritel
      Rabu, 27 Juni 2012 13:21 WIB

      Carrefour dukung petani plasma Cargill

      Carrefour Indonesia melakukan pembelian minyak kelapa sawit bersertifikat RSPO kepada petani plasma PT Hindoli, perkebunan kelapa sawit Cargill di Sumatera Selatan senilai Rp165 juta.

    • Ritel
      Selasa, 26 Juni 2012 11:55 WIB

      Geliat bisnis MICE, Solo dibanjiri hotel-hotel baru

      Pembangunan hotel baru di Kota Solo semakin semarak seiring dengan maraknya kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang dihelat di kota tersebut.

    • Ritel
      Senin, 25 Juni 2012 09:49 WIB

      Hotel waralaba jadi tren di Makassar

      Hotel waralaba menjadi tren di Kota Makassar. Tren ini dimulai dengan beroperasinya Grand Clarion Hotel Makassar yang menjadi operator di Hotel Grand Celino.Setelah itu muncul beberapa hotel waralaba lalin yang bermunculan di Kota Anging Mamiri ini.

    • Ritel
      Sabtu, 23 Juni 2012 19:00 WIB

      Isi liburan dengan tontonan senilai Rp1,7 M

      Puluhan anak-anak terlihat begitu senang. Memadati areal karpet hijau, di atrium Tunjungan Plaza III, mereka terus jingkrak-jingkrak. Apalagi saat Barney, tokoh kartun karakter T-rex muncul dari balik panggung.

    • Ritel
      Kamis, 14 Juni 2012 20:16 WIB

      Lotte Mart lebarkan sayap di Tangerang

      Setelah sukses dengan 20 toko barunya,  Lotte Mart Wholesale, Kamis (14/6/2012), kembali membuka toko barunya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
       

    • Ritel
      Kamis, 14 Juni 2012 20:05 WIB

      Lippo ekspansi pembangunan mall di Indonesia

      Tahun ini, Lippo Malls akan mengoperasionalkan tiga mall terbaru mereka yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejauh ini, jumlah koleksi mall milik Lippo Group yakni sudah mencapai 26 titik.

    • Ritel
      Rabu, 13 Juni 2012 10:47 WIB

      D' Cost ramaikan bisnis kuliner di Medan

      Restoran spesialisasi seafood asal Jakarta, D’ Cost meramaikan bisnis kuliner di Kota Medan. Daya tarik warga Kota Medan yang suka menikmati hidangan lezat membuat D’Cost ingin bersaing dengan restoran-restoran di kota kuliner ini.

    • Ritel
      Jum'at, 01 Juni 2012 11:52 WIB

      Sistem waralaba beri kemudahan untuk berwirausaha

      Bisnis waralaba kian dilirik sebagai salah satu instrumen investasi dan mendorong kewirausahaan. Pasalnya, sistem waralaba ini memberikan kemudahan bagi calon wirausaha untuk membuka usaha baru yang terbukti sukses dijalankan oleh pemegang merek dan lisensi.

    • Ritel
      Jum'at, 01 Juni 2012 11:20 WIB

      Minimarket hanya boleh beroperasi 18 jam

      Jember akan membatasi jumlah minimarket yang kini makin menjamur. Nanti hanya boleh ada dua minimarket di tiap kecamatan dan hanya beroperasi 18 jam.

    Baca Juga

    Alasan Ahok Mencak-Mencak di Depan Buruh