JAKARTA - Memperkuat peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai mampu menjadi kekuatan baru, di tengah kian terkikisnya legitimasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di depan rakyat.
"Harus ada penguatan DPD agar bisa merata ke daerah," kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni HMI Bursah Zarnubi dalam keterangan persnya, Rabu (5/10/2011).
Dia menambahkan, sistem DPD di Indonesia harus dikuatkan. Dimana perwakilan daerah memiliki hak yang sama dengan DPR seperti voting dan lainnya.
"Di negara maju seperti Amerika bisa merata karena senatornya (DPD) punya kekuatan untuk membangun daerahnya," papar Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini.
Situasi ini, kata dia, bisa dibangun melalui sistem penguatan parlemen terutama DPD. "Kalau DPD kuat pembangunan daerah akan merata," tambah dia.
Usulan Bursah ini pun didukung Ketua DPR Irman Gusman. Menurut Irman, semangat awalnya DPD dibentuk sama dengan DPR, jika dilihat dari kacamata konsitusi. "Tapi persoalannya bagaimana DPD bisa menjadi produk DPR," kata Irman.
Ditambah lagi dengan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang sudah sangat rendah. Jika di negara lain, kata Irman, mungkin saja pemerintahan sudah dibubarkan dan terjadi pergantian kabinet.
"Ini membuat kita sama-sama prihatin. Belum lagi parlemen kita juga alarmnya sudah merah. Tahun 2014 ini merupakan eranya generasi baru, yang tidak terlibat dalam rezim lama," tandasnya Irman.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.