tragedi sukhoi

Batu untuk Bangun Musala Itu Ternyata Bangunan Candi

Kamis, 6 Oktober 2011 20:02 wib

GRESIK - Warga Gresik, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan situs bersejarah berupa tumpukan bata merah berukuran sekira 40x18 sentimeter yang tersusun membentuk bangunan candi.

Tumpukan batu itu ditemukan di kawasan perbukitan di Desa Kepuh Klagen, Kecamatan Weringin Anom, Kabupaten Gresik.

Diduga kuat situs ini merupakan peninggalan dari masa Kerajaan Majapahit karena bentuknya mirip sejumlah situs bersejarah yang banyak ditemukan di Mojokerto. Sekira 300 meter dari lokasi penemuan juga terdapat situs bersejarah pithecanthropus mojokertensis.

Bata merah tersebut tersusun rapih dan saling mengait tanpa menggunakan perekat.

Ahmad Wujud, warga Desa Kepuh Klagen, Kamis (6/10/2011), mengaku sempat bermimpi aneh sebelum menemukan susunan batu itu. Ada petunjuk dalam mimpi yang mengarahkan dia untuk memanfaatkan batu tersebut.

Saat menggali tanah, dia belum menyadari batu tersebut merupakan bagian dari candi, namun kelamaan dia curiga karena susunan batu itu begitu rapih.

Batu bata tersebut sebelumnya akan digunakan Wujud untuk membangun musala di desanya. Setelah menyadari bata merah itu susunan candi, dia melaporkan temuannya ke perangkat desa setempat.

Lokasi situs bersejarah tersebut kini dalam pengawasan perangkat desa. Mereka menunggu tim dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

(Agus Ismanto/SUN TV/ton)