Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Massa Tutup Puluhan Sekolah & Blokir 4 Perusahaan Tambang

Syamsudin Sidik (Sindo TV) , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2011 |12:24 WIB
Massa Tutup Puluhan Sekolah & Blokir 4 Perusahaan Tambang
Massa menutup SD di Kepulauan Obi, Halsel. (Dok: Sun TV0
A
A
A

HALMAHERA SELATAN - Ratusan warga dan mahasiswa memblokir jalan dan menghentikan aktivitas pegawai kantor pemerintah, puluhan sekolah, dan empat perusahaan tambang di Halmahera Selatan. Mereka menuntut percepatan proses pemekaran Kepulauan Obi, Halmahera Selatan.

Massa memblokir jalan yang digunakan untuk menyuplai logistik untuk empat perusahaan tambang yaitu PT GPS , PT Trimega Bangun Persada , PT Rimba Kurnia Alam, dan PT Wanatiara, sejak pagi tadi.

Mereka juga memblokir pintu masuk kantor camat dan puluhan sekolah tingkat SD, SMP dan SMA dengan memasang palang dari kayu balok.

Akibatnya aktivitas pelayanan masyarakat serta proses belajar mengajar lumpuh total.

Aksi penegelan dan pemblokiran tersebut sempat dihalangi oleh polisi, namun karena jumlah pengunjuk rasa jauh lebih banyak, polisi tidak bisa berbuat banyak.

Aksi warga tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sebelumnya Ketua DPRD berjanji akan melakukan sidang paripurna membahas pemekaran Kepulauan Obi menjadi Kabupaten dan terpisah dari Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kami akan tetap melakukan aksi pemboikotan seluruh aktivitas pemerintahan dan empat perusahan tambang hingga tuntutan kami diakomodir oleh Bupati dan DPRD Halsel,” ujar koordinator aksi, Mulyadi, Senin (17/10/2011).

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Salmin, meminta bupati dan dewan tidak meremehkan aksi ini.

“Kami warga dan mahasiswa Kepulauan Obi mengingatkan kepada Bupati dan DPRD Halsel agar tidak meremehkan aspirasi kami. Kalau aspirasi kami tidak ditanggapi serius, kami akan aksi di lokasi perusahan tambang,” tegas Salmi.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement