tragedi sukhoi

Mabes Polri Telusuri Pembakaran Polsek Kota Simpang

Rizka Diputra - Okezone
Selasa, 18 Oktober 2011 14:46 wib
Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA- Mabes Polri mengaku belum mengetahui pembakaran Polsek Simpang Hulu dan tiga asrama di Desa Balai Bekuak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang dilakukan massa pada Senin 17 Oktober kemarin.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengaku belum mengetahui pembakaran yang diduga dilatarbelakangi lambatnya polisi menangani kasus pencabulan.

“Kita belum dapat data soal itu. Nanti kami coba kumpulkan informasi dulu dari sana, mungkin besok baru akan kami sampaikan ya,” kata Anton saat dikonfirmasi okezone, Selasa (18/10/2011).

Sebelumnya, ribuan orang mendatangi Polsek Simpang Hulu untuk menanyakan kasus salah seorang oknum polisi yang diduga melakukan pencabulan terhadap warga.

Tokoh Pemuda Balai berkuak Hendrikus CH mengatakan laporan tersebut dilakukan sejak Agustus lalu.

“Sudah ada upaya penyelesaian dari tokoh adat, masyarakat," kata Hendrikus Ch saat dihubungi wartawan dari Pontianak, kemarin.

Dia menjelaskan, setidaknya ada tiga laporan terkait tindakan oknum polisi tersebut yakni dugaan tindakan asusila kepada siswi SMP, perawat, dan anak tokoh masyarakat setempat.
(kem)

  • Liarisda » 0 Tanggapan
    Jgn asal,bicra memberikan berita tidak,benar jgn salahkan semua oknum,polisi tidak semua polisi bertingkah tidak baik. Pihak gadis juga harus dihukum, krna dia sudh tau RG ada istri,kejadian ini sudah 2thn,yg lalu bru terungkap,ada pihak2 tertentu yg mengambil kesempatan nama baik POLRI
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.