Usai Diperkosa Tetangga, Bocah 11 Tahun Digagahi Ayah Tiri

|

ilustrasi

Usai Diperkosa Tetangga, Bocah 11 Tahun Digagahi Ayah Tiri

SURABAYA - Sudah jatuh tertimpa tangga. Ungkapan itu kiranya sepadan bagi seorang bocah bernama Hesty (nama samaran). Nasib apes menimpa gadis yang tinggal di Wonosari Lor Baru, Surabaya. Pasalnya, di usianya yang masih 11 Tahun menjadi korban perkosaan. Ironisnya, usai diperkosa tetangganya Hesty juga menjadi budak nafsu ayah tirinya.

Dua lelaki bejat itu adalah Subaidi (28) asal Tokaben, Komang, Bangkalan yang kos di Kalilom Gang Lebar. Subaidi adalah tetangga korban. Kemudian. Nurjali (56), ayah tiri korban yang sehari-hari berjualan permen gulali ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, kisah tragis Hesty itu bermula dari Ulah Suabidi sekira Maret 2011 lalu. Saat itu, Subaidi yang bertetangga kos dengan korban hendak meminjam charger HP.

Kemudian Subaidi meminta korban untuk mencharger HP-nya di kamar kosnya. Rupanya, meski masih berusia 11 tahun, Subaidi tergoda dengan kemolekkan tubuh Hesty. Saat di kamar itulah, Subaidi merayu agar Hesty mau menanggalkan pakaiannya. Hesty yang sempat menolak malah membuat Subaidi semakin beringas hingga akhirnya kegadisan Hesty pun terenggut.

Merasa aman, aksi bejad Subaidi ini terulang hingga 3 kali. Puas melampiaskan nafsunya itu, Subaidi pun langsung pindah tempat kos. Rupanya penderitaan Hesty pun tak cukup sampai di situ. Sekitar bulan Juni 2011 ia juga menjadi budak nafsu ayah tirinya.

Tepatnya pada Juni 2011 lalu.  Saat itu, Ibu korban sedang tidak berada di tempat karena sedang menjaga anggota keluarga yang sakit. Praktis saat itu, di kamar kos hanya ada Hesty,  Nurjali serta adik korban yang masih berumur 7 tahun. Entah setan apa yang merasuki Nurjali hingga terangsang ketika melihat rok anak tirinya itu tersingkap saat tidur.

"Sekitar pukul 1 malam saya pulang dan melihat genduk (korban) lalu terangsang,"  terang Nurjali kepada Petugas di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (20/10/2011).

Aksi bejat Nurjali ini dipergoki oleh adik korban. Dari cerita bocah inilah, aksi bapak tiri ini diketahui dan akhirnya dilaporkan ke polisi. Setelah memeriksa korban untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya, petugas langsung membekuk kedua tersangka di rumahnya masing-masing.

"Kami sudah memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi berkas pemeriksaan dengan memintakan visum atas korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Indarto.

Atas perbuatannya itu,  Subaidi dan Nurjali dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun.

(crl)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Belasan Anggota Geng Motor Diamuk Warga