tragedi sukhoi

Rekonstruksi Bom Bali I Bikin Warga Geram

Awaludin - Okezone
Jum'at, 21 Oktober 2011 08:03 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Umar Patek bersama empat terpidana Bom Bali I tahun 2002, Ali Imron, Mubarok, Sarijo, dan Abdul Ghani, telah menjalani rekonstruksi di lima lokasi berbeda di Denpasar, Bali.

Meski dinilai pihak keluarga korban bisa membuka luka lama, namun tragedi kemanusiaan yang terjadi pada tahun 2002 silam itu diharapkan dapat tuntas memenuhi rasa keadilan.
 
”Dalam artian kita memang selalu berdoa agar semua pelaku dihukum dan ditangkap. Hukum tetap berjalan mereka harus bertanggung jawab,” ujar Ketua Isana Dewata (organisasi korban Bom bali) Soni saat dihubungi okezone, Kamis (20/10/2011) malam.

Menurut Soni, para keluarga korban tragedi kemanusiaan tahun 2002 memang sengaja tidak melihat apa yang diperagakan oleh para tersangka Bom Bali I itu lantaran membuat geram pihak keluarga.

”Kalau melihat orang yang melakukannya kami geram, marah, emosi, merasa disakiti juga. Jadi kita saat ini sudah mempunyai wadah untuk menampung inspirasi para keluarga korban,” tandasnya

Seperti diketahui, Umar Patek dan kawan-kawan menjalani rekonstruksi aksi peledakan Bom Bali I di lima lokasi berbeda. Saat rekonstruksi di Terminal Ubung, Umar Patek digambarkan turun dari bus menyerahkan bahan-bahan peledak kepada Amrozi cs.

Saat rekonstruksdi di sebuah rumah kos di Jalan Pulau Menjangan, Denpasar yang berlangsung sekira dua jam itu, Umar Patek memperagakan sebanyak 20 adegan, mulai dari peracikan hingga pengemasan bahan peledak
(put)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.