tragedi sukhoi

Rekonstruksi Bom Bali I Menunjukkan Kesombongan Densus 88

Rizka Diputra - Okezone
Jum'at, 21 Oktober 2011 09:10 wib
Umar Patek (Foto: Okezone)
Umar Patek (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tersangka kasus bom Bali I Umar Patek dan kawan-kawan menjalani rekonstruksi Kamis (20/10/2011) kemarin. Rekonstruksi peristiwa bom Bali I ini dinilai justru akan membuka luka lama bagi para korban.

"Mereka (Densus 88) tidak memikirkan dampaknya apa. Jelas ini akan membuka luka lama yang mengingatkan kembali pada peristiwa itu," kata anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Ahmad Kholid kepada okezone, Jumat (21/10/2011).

Dikatakan Ahmad, rekonstruksi sejatinya tidak dilakukan secara terbuka. Selain  akan membuka luka lama bagi keluarga korban, juga menimbulkan kesan Densus begitu superior dan sombong.

"Mereka (Densus 88) akan semakin sombong, congkak dan menunjukkan ini lho gue Densus yang nangkap-nangkap teroris," cetusnya.

Seperti diberitakan, Umar Patek bersama Ali imron, Mubarok, Sarijo, dan Abdul Ghani, menjalani rekonstruksi di lima lokasi di Denpasar. Lima lokasi tersebut yakni di Jalan Pulau Menjangan, kawasan Renon, Terminal Ubung, dan Ground Zero, Jalan Legian, Kuta.

Selama di Bali, mereka dititipkan di tahanan Mako Brimoh Tohpati, Denpasar.
(put)

  • putra halk,o » 0 Tanggapan
    kata pak anggota tpm ini, perasaan dia paling benar diseanteru dunia.padahal andalah yang semakin sombong, congkak dan menunjukkan ini lho gue, sebaliknya densus 88 membuka mata anda supaya jelas bahwa ini lho hukum yang benar. Terima kasih buat pak polisi, semoga semakin sukses memberantas teroris-teroris itu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joko dolog » 0 Tanggapan
    oalah, yg ngomong TPM toh.....ya gak kaget.......kalo korban sih pasti ingin keadilan ditegakkan.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.