SURABAYA- Peredaran VCD dan DVD Porno sepertinya tak pernah berhenti. Terbukti, Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya kembali menggerebek sebuah rumah di Jalan Petemon, Surabaya yang digunakan sebagai industri pengandaan VCD dan DVD Porno.
Selain mengamankan Budi Prasetio (36), pemilik pabrik tersebut, Polisi juga menyita 463 keping DVD master Porno. Kemudian 5.331 Keping VCD dan DVD porno siap edar.
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan sejumlah peralatan produksi Filem dewasa itu. Diantaranya, 2 unit Komputer, Video Player (2 unit), Mesin Scan (1 unit), Cover CD (2 dus), Laser Disk (1 unit), 36 lembar resi pengiriman dan 5 lembar nota pembelian.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coki Manurung mengungkapkan, tersangka menjalankan bisnisnya itu sejak tahun 2009. Hasil dari pabriknya itu diedarkan ke sejumlah wilayah di Indonesia. Ordernya melalui telepon dan internet.
"Wilayah pemasarannya di Medan, Palembang, Jakarta, Tangerang, Bandung, Indramayu, Semarang, Jombang, Malang, Ciamis, Jember, Bekasi, Tegal, Banjarmasin, Kaltim, Manado dan Bali," sebut Coki kepada Wartawan, Jum'at (21/10/2011).
Sedangkan, untuk memperoleh materi porno itu, Budi mengunduh di Internet. Hasilnya, kemudian dicopy. Agar kualitas gambarnya jernih, Budi menggunakan Video VHS. Polisi masih melakukan pengembangan atas jaringan peredaran VCD dan DVD Porno itu. Tersangka mengaku menjalankan bisnis ini sendirian.
"Kami masih selidiki apakah dia sendirian atau tidak. Sebab di rumah itu ada beberapa anggota keluarga. Kami masih selidiki keterlibatannya," ujar Coki.
Di hadapan petugas, Budi mengaku menjual VCD dan DVD Porno itu by order. "Harganya antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu," akunya.
Sayangnya, meski sudah tiga tahun menggeluti bisnis haram ini, Budi enggan menyebut berapa omsetnya per bulan.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.