JAKARTA - Hari ini gembong teroris bom Bali I Umar Patek menjalani rekonstruksi di Solo dan Sukoharjo. Rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peran dan keterlibatan pria belasteran Arab-Jawa itu.
"Masih berjalan (rekonstruksi). jadi itu dilakukan untuk mengetahui bagaimana keterlibatam Umar Patek mulai dari perencanaan," ujar Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Sabtu (22/10/2011).
Dijelaskan Boy, sebelum peledakan bom Bali I di Sari Club dan Paddy's Cafe ada sejumlah pertemuan-pertemuan yang salah satunya dihadiri Umar. Hal itu kata Boy menjadi penting guna melengkapi berkas perkara yang bersangkutan.
"Ya karena pada saat sebelum terjadi peristiwa bom Bali I itu ada suatu proses pertemuan-pertemuan di Solo yang juga tentunya yang disampaikan yang bersangkutan apakah ini diperlukan didalam langkah melengkapi berkas perkaranya," tandasnya.
Sementara itu, di Solo Umar Patek melakukan rekonstruksi di empat lokasi. Berikut lokasi lokasi rekonstruksi:
"Pertama di terminal Tirtonadi. Kan Umar Patek pertama kali hadir di sana, ini adegan-adegan yang menggambarkan dia selama di Surakarta," tuturnya.
Lokasi kedua, lanjut Boy, yakni di Jalan Sakura. Ketiga berlanjut ke Tirtorejo Selatan dan lokasi terakhir di Perumahan Mila Graha Kertosuro.
"Keempat lokasi ini yang disinggahi selama kegiatannya bergabung dengan jaringan yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan bom Bali pada tanggal 12 Oktober," tambahnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.