tragedi sukhoi

Pepabri: Pencaplokan Camar Bulan Hanya Isu

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Rabu, 26 Oktober 2011 05:09 wib
Ilustrasi Peta Camar Bulan (okezone)
Ilustrasi Peta Camar Bulan (okezone)

DEPOK– Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Repubilk Indonesia (Pepabri) ikut angkat bicara soal isu pencapolokan pulau Camar Bulan di Kalimantan oleh negeri Jiran Malaysia.
 
Ketua Umum Pepabri, Agum Gumelar mengatakan kasus yang sedang ramai dibicarakan itu merupakan isu belaka yang tak dapat dipastikan kebenarannya. Agum menilai isu tersebut sengaja dilemparkan oleh sekelompok orang yang ingin memecah belah bangsa.
 
Dia meminta agar masyakarat tak mudah terpancing dengan sesuatu prasangka tanpa ada bukti dan fakta yang jelas.
 
“Jangan hanya melempar sesuatu yang bisa menimbulkan keresahan, dan prasangka tanpa ada bukti dan fakta, tak ada itu, itu hanya isu,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/10/11).
 
Dengan semangat Asean, kata Agum, masyarakat Indonesia tak boleh terjebak dalam konflik. Hal itu bisa diselesaikan dengan komunikasi antar dua negara yang berkepentingan.
 
“Masalah itu masih cerita turun menurun, masalah yang sifatnya patok–patok yang kabur, tidak ada pencaplokan, tak ada pencaplokan, yang ada hanya masalah terselesaikan karena patok–patok kabur. Itu bisa diselesaikan dengan komunikasi antara negara yang berbatasan, jangan cepat tanggapi isu,” tujurnya.
 
Dia juga menambahkan prinsip militer tak pernah mempercayai sebuah informasi tanpa data yang matang.
 
“Tetapi secara militer harus ditentukan dengan intelejen bukan sekedar informasi, bahaya negeri ini bisa jadi alat oleh segelintir kelompok, saya mohon isu itu jangan terlalu cepat ditanggapi, isu harus dibunuh membunuhnya dengan cara tidak menyebarkan isu itu nanti makin subur,” tegasnya.

(opx)

  • asan » 0 Tanggapan
    pak tolong lihat xtopix,com,,di sana sangat provokator semua isinya,dan mudah ditemukan di google,tolong laporkan ke interpol pak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joni » 0 Tanggapan
    saya setuju dengan pendapat anda,klo gak ada fakta jangan main tuduh2 apalagi menuduh negara lain itu gak bagus apalagi indonesia menjadi ketua negara2 asean.ini hanya segelintir orang yg mahu mengadu domba disebalik cerita palsu ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.