DEPOK– Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Repubilk Indonesia (Pepabri) ikut angkat bicara soal isu pencapolokan pulau Camar Bulan di Kalimantan oleh negeri Jiran Malaysia.
Ketua Umum Pepabri, Agum Gumelar mengatakan kasus yang sedang ramai dibicarakan itu merupakan isu belaka yang tak dapat dipastikan kebenarannya. Agum menilai isu tersebut sengaja dilemparkan oleh sekelompok orang yang ingin memecah belah bangsa.
Dia meminta agar masyakarat tak mudah terpancing dengan sesuatu prasangka tanpa ada bukti dan fakta yang jelas.
“Jangan hanya melempar sesuatu yang bisa menimbulkan keresahan, dan prasangka tanpa ada bukti dan fakta, tak ada itu, itu hanya isu,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/10/11).
Dengan semangat Asean, kata Agum, masyarakat Indonesia tak boleh terjebak dalam konflik. Hal itu bisa diselesaikan dengan komunikasi antar dua negara yang berkepentingan.
“Masalah itu masih cerita turun menurun, masalah yang sifatnya patok–patok yang kabur, tidak ada pencaplokan, tak ada pencaplokan, yang ada hanya masalah terselesaikan karena patok–patok kabur. Itu bisa diselesaikan dengan komunikasi antara negara yang berbatasan, jangan cepat tanggapi isu,” tujurnya.
Dia juga menambahkan prinsip militer tak pernah mempercayai sebuah informasi tanpa data yang matang.
“Tetapi secara militer harus ditentukan dengan intelejen bukan sekedar informasi, bahaya negeri ini bisa jadi alat oleh segelintir kelompok, saya mohon isu itu jangan terlalu cepat ditanggapi, isu harus dibunuh membunuhnya dengan cara tidak menyebarkan isu itu nanti makin subur,” tegasnya.
(Taufik Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.