tragedi sukhoi

Kamera Amerika Tersebar Awasi Wilayah Indonesia

Rabu, 26 Oktober 2011 02:44 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

SURABAYA- TNI AL melakukan kerjasama dengan pemerinta Amerika Serikat (AS) dalam mengantisipasi gangguan keamanan laut di perairan Indonesia. Kerjasama tersebut salah satunya dalam bentuk pemberian bantuan radar sistem pengamanan laut yang terintegrasi dengan kamera, Selasa (25/10/2011).  
Wakil kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Marsetio mengatakan kerjasama pertahanan laut tersebut digagas oleh pemerintah AS bersama kementrian pertahanan Indonesia diharapkan dapat terus terjadi, khususnya dalam bidang pertahanan maritim.
 
Radar kamera tersebut akan memberikan laporan scara real time kegiatan di sepanjang perairan Indonesia khususnya kegiatan illegal, seperti pencurian ikan, ilegal loging, pengiriman human traficking dan serta terorisme.
 
Sistem radar pengamanan laut ini sendir kini telah terpasang di sepanjang Selat Malaka, Selat Singapura serta sepanjang perairan Sulawesi. Proyek senilai 57 US Dolar ini meliputi 18 pos pengawasan pantai, 11 radar kapal dan empat pusat komando yakni Jakarta, Batam, Manado dan Surabaya.
 
Dengan adanya sistem pengaman laut yang lebih canggih ini TNI AL akan secara real time dapat mengawasi setiap pergerakan kapal dilaut yang berada di wilayah NKRI seperti perompakan, pencurian ikan dan aktifitas terorisme. Diharapkan degan alat ini pengawasan wilayah perbatasan akan semakin mudah terpantau.
 
Apalagi terkait dengan sengketa batas, serta upaya memerangi dan menanggulangi aksi terorisme sejak dini. Dalam peneyerahan bantuan tersebut, hadir dalam acara pemberian bantuan Wakil Duta Besar AS, Ted Osius dan sejumlah perwira TNI AL Amerika.

(Hari Tambayong/Sindo TV/opx)

  • sultan » 0 Tanggapan
    kerja sama yang cukup bagus dalam rangka pemantauan wilayah indonesia sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada tetapi yang paling mendasar adalah bagaimana kita membangun jiwa untuk menumbuhkan rasa kebangsaan sehingga rakyat mempunyai jiwa bela negara
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Cibuniwangi facebooker Komunitas » 0 Tanggapan
    Ada udang dibalik batu, kalo ada maunya ya begitu. Dengan bertopeng Bantuan Prikemanusiaan, atau kerjasama militer, ujung-ujungnya ingin meraup banyak keuntungan dari bumi kita tercinta.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nazu » 1 Tanggapan
    itu sangat bagus karena kita bisa berlatih bersama dengan amerika itu suatu kebanggaan bagi negarakita
    • adrian
      ama the real teroris aj kok bangga.....ksian dech ...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ikhwan » 0 Tanggapan
    politik kepentingan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aid » 0 Tanggapan
    tak ada makan siang gratis. hati-hati saja dengan amerika. ambil yang baiknya, buang jauh-jauh yang buruknya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.