Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Keracunan di Gorontalo

Korban Keracunan Acara Seminar 125 Orang, 2 Tewas

Zainal Ahmad , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2011 |16:03 WIB
Korban Keracunan Acara Seminar 125 Orang, 2 Tewas
Ilustrasi korban keracunan di RS. (Foto: Koran SI)
A
A
A

GORONTALO - Peserta seminar pendidikan yang menjadi korban keracunan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, terus bertambah. Hingga siang tadi, sudah 125 orang yang dirawat di RSU Dunda Limboto, padahal sehari sebelumnya korban yang dirawat hanya 25.

Pihak rumah sakit mengaku kesulitan menampung korban karena jumlah ruangan terbatas.

Hingga Rabu (26/10/2011) siang, korban keracunan makanan saat mengikuti seminar pendidikan karakter guru yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, pada Minggu 23 Oktober, itu terus berdatangan ke RSU Dunda Limboto. Sebagian besar korban tampak masih mengenakan pakaian dinas.

Korban baru merasakan dampak keracunan sehari setelah acara bahkan hari ini baru merasa mual dan pusing. Sama halnya dengan korban yang sudah terlebih dahulu dirawat, para guru ini dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh mual dan pusing saat mengajar.

Karena ruang pertawan terbatas, sebagain korban tampak dirawat di luar ruangan. Pihak rumah sakit mengaku, dari data sementara ada 98 korban yang baru datang, padahal sebelumnya hanya 25 orang. Sebagian korban akhirnya dirujuk ke RSUD tingkat provinsi, Aloei Saboe.

Acara seminar sendiri diikuti 1.400 guru dari tingkat SD sederajat sampai SMA sederajat di Kabupaten Gorontalo.

AR Muhammad, dokter RSU Dunda Timboto, mencurigai sumber keracunan dari makanan yang dibagikan saat acara seminar. Namun hingga kini pihak rumah sakit masih kesulitan mendapatkan sample karena makanan sudah habis dikonsumsi para korban.

Pihak rumah sakit memperkirakan korban kemungkinan akan terus bertambah karena makanan yang dibagikan kepada para guru sempat dibawa pulang dan diberikan kepada anggota keluarga mereka. Dalam peristiwa ini dipastikan seorang guru SMP bernama Deliyana Hippy dan seorang siswa SD Mohamad Ismail meninggal dunia (sebelumnya diberitakan keduanya guru SMP).

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement