Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

'Jual Daun Muda', Wisma 18 Dolly Terpaksa Ditutup

Nurul Arifin , Jurnalis-Kamis, 27 Oktober 2011 |16:31 WIB
'Jual Daun Muda', Wisma 18 Dolly Terpaksa Ditutup
Ilustrasi
A
A
A

SURABAYA - Terbukti melacurkan anak dibawah umur, Wisma 18 di Lokalisasi Dolly terpaksa ditutup. Bahkan Asep Darmawan (35) pemilik Wisma harus digelandang ke Mapolrestabes Surabaya bersama istrinya, PIS (17) karena terlibat.

Korban sebut saja bernama Siska. Gadis berusia 15 tahun ini 'dijual' oleh pemilik wisma. Selama bekerja sejak September 2011 lalu, Siska sudah melayani 100 orang tamu. "Hal itu terlihat dari daftar tamu yang ada di Wisma itu," kata AKP Suratmi, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya kepada Wartawan di Mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan I, Kamis (27/10/2011).

Terbongkarnya, kasus tersebut setelah Ibu korban melapor ke Polisi yang mengetahui bahwa anaknya dijadikan pelacur di tempat itu. Bahkan, Siska pun harus pasrah untuk melayani lelaki hidung belang karena di bawah ancaman pemilik wisma. Dari laporan itu, polisi langsung menangkap pemilik Wisma yang berlokasi di Jalan Kupang Gunung Timur dan menutupnya.

Ternyata dari hasil penyidikan tidak hanya Siska saja yang dilacurkan. Ada dua rekannya yang bernasib sama. Mereka adalah Andien (16) warga Banyu Urip dan Endah (14) warga Simo, Surabaya.

Dihadapan petugas, Asep mengakui perbuatannya itu. Sayangnya, Endah, belum bisa dimintai keterangan oleh polisi. Sebab, sejak kasus ini terbongkar, Endah kabur sudah tidak bekerja di Wisma tersebut.

Dari penangkapan itu, Polisi menyita uang tunai sebesar Rp100 ribu, 1 buah buku Tamu dan 1 Unit Bolpoint. Atas pebuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Yakni,  pasal 2 Jo 17 UU nomer 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 18 UU Nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun. (nto)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement