SOLO - Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo, Jawa Tengah, Senin (7/11/2011) siang menggelar ritual garebek besar memperingati Hari Raya Idul Adha 1432 H.
Garebek dihelat dengan mengarak sepasang gunungan Jaler Estri sebagai simbol kemakmuran dan kerukunan. Puncak ritual ditandai dengan rebutan gunungan yang konon dapat memberi berkah.
Belum selesai didoakan, dua gunungan yang berisi sesaji berisi hasil bumi ludes direbut warga yang sudah menunggu sejak pagi.
Barisan pertama kirab adalah para prajurit sepuh keraton yang berjalan diiringi drum band khas keraton. Mereka adalah para pengawal hajat dalem Garebek Besar Keraton Surakarta Hadiningrat.
Mereka mengawali kirab sepasang gunungan menuju Masjid Agung di alun-alun lor. Gunungan wadon (perempuan) terdiri dari rengginang yaitu panganan yang terbuat dari beras ketan yang dikeringkan. Gunungan itu melambangkan kerukunan dan kebersamaan. Sedangkan gunungan jaler (laki-laki) berisi sayuran yang melambangkan kemakmuran.
Selanjutnya dua gunungan diletakkan di serambi Masjid Agung untuk didoakan. Puncak ritual adalah saat masyarakat merebutkan gunungan.
Warga meyakini gunungan ini akan memberi berkah. Salah seorang pengunjung, Mbah Sutriani asal Boyolali, Jateng, mengaku rela berdesakan dan saling sikut untuk mendapat berkah dari isi gunungan.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.