Orangtua Tuti Berjuang Agar Anaknya Tak Dipancung

|

Ilustrasi pemancungan (Foto: Dok okezone)

Orangtua Tuti Berjuang Agar Anaknya Tak Dipancung

MAJALENGKA - Hati orangtua mana hanya diam saja jika mengetahui anaknya akan menjalani hukuman pancung di Saudi Arabia. Hal itulah yang dilakukan orangtua Tuti Tursilawati.

Iti, ibu Tuti, hari ini menemui Bupati Majalengka Sutrisno untuk meminta keringanan hukuman bagi anaknya. Dengan menangis tersedu, wanita ini meminta Sutrisno membantu dirinya agar Tuti tidak dihukum pancung di Arab Saudi.

Dia menceritakan, Tuti akan dipancung seusai Idul Adha. Namun hingga saat ini belum ada kabar pasti kapan anaknya akan dieksekusi. Sebelum waktu tersebut, Iti bertekad akan terus berjuang untuk anaknya.

Salah satunya, Iti akan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono. Jika tidak ada halangan, besok Iti dan rombongan akan datang ke Jakarta.

Ini dilakukan agar anak semata wayangnya tidak dihukum pancung dan bisa berkumpul dengan keluarganya di kampung. Iti juga berharap agar masyarakat Majalengka melakukan doa bersama agar Tuti Tursilawati dibebaskan dari hukuman pancung di Arab Saudi.

Sementara itu, Bupati Majalengka Sutrisno mengaku sudah berupaya agar Tuti tidak dipancung. Jika hal tersebut terjadi, pihak keluarga harus menerima dengan lapang dada.

Tuti Tursilawati (27), PRT migran asal Cikeusik, Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang diberangkatkan ke Arab Saudi oleh PT Arunda Bayu pada 5 September 2009 dan bekerja kepada majikan bernama Suud Malhaq Alutaibi di kota Thaif.

Menurut informasi yang diterima oleh keluarga, majikan Tuti kerap berbuat sewenang-wenang dan hendak berbuat asusila terhadapnya. Hingga pada 11 Mei 2010, Tuti yang membela diri terpaksa memukul majikannya dengan sebatang kayu hingga meninggal dunia.

Setelah kejadian itu, Tuti melarikan diri dan ditangkap aparat Kepolisian setempat lalu ditahan di penjara Kota Thaif sampai saat ini. Saat ini proses peradilan Tuti telah berakhir dengan penjatuhan vonis hukuman mati.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Truk Terbakar di Tol Cawang, Lalin Macet 2 KM