MALANG – Wajah dunia pendidikan kembali tercoreng dengan tindak kekerasan oleh oknum pendidik. Di Sekolah Dasar Negeri Landungsari 2, Malang, seorang kepala sekolah bernama Samsul Hadi, menghukum kedua siswanya dengan memaksa mereka duduk dalam lingkaran api. Ini dilakukan lantaran keduanya tidak mengerjakan pekerjaan rumah.
Akibat perbuatan Samsul, kedua siswa hingga kini mengalami trauma. Bahkan, salah seorang diantaranya, sebut saja R, belum mau kembali ke sekolah. Kepada orangtuanya, R mengaku takut bertemu lagi dengan kepala sekolah dan memilih mengurung diri di rumah. Sementara itu, siswa korban lainnya sebut saja E, tetap masuk sekolah kendati juga mengaku ketakutan.
Samsul Hadi sendiri hingga kini belum dapat dikonfirmasi. Saat ingin ditemui, Samsul tidak berada di ruangannya. Namun, perwakilan dari pihak guru, yakni Sri Rahayu, membenarkan kejadian tersebut. Sri mengakui kepala sekolah agak “sakit” dan temperamen.
Dijelaskan Sri, saat kejadian penghukuman berlangsung, tidak ada guru yang mengetahui. Pasalnya, saat itu para guru tengah mengajar dan sebagian lainnya mengikuti rapat dinas.
Kasus ini tengah ditangani Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Atas perbuatannya, Samsul Hadi telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah SDN Landungsari 2, sembari menunggu sikap akhir Dinas Pendidikan. (afr)
(Deny Irwansyah/Sindo TV/fer)