LPSK Sesalkan Penyebutan Saksi Kunci Pembunuhan Raafi

|

Ilustrasi

LPSK Sesalkan Penyebutan Saksi Kunci Pembunuhan Raafi

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyesalkan penyebutan nama asli saksi kunci pembunuhan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin (17) oleh aparat Kepolisian.

"Posisinya sulit karena identitasnya ketahuan. Semua orang langsung tahu karena yang bersangkutan itu adalah saksi kunci, karena itu tentu dalam kesempatan ini kami menghimbau untuk tidak disebutkan apalagi yang bersangkutan di bawah umur," kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Hotel The Akamani, Jalan KH Wahid Hasyim No.91, Jakarta, Jumat (11/ 11/2011).

Dengan penyebutan secara terang identitas saksi, kata Haris, tidak tertutup kemungkinan pelaku pembunuhan melakukan intimidasi bahwa ancaman terhadap keselamatan saksi kunci tersebut.

"Tentu perlu ketika diberitakan ke khalayak publik dengan menggunakan inisial sehingga tidak mudah terlacak," kata dia. Karena alasan itulah, pihaknya berencana melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mengancam keselamatan sang saksi kunci.

"Apakah yang bersangktan perlu dilindungi atau tidak dan kami akan segera ngecek keberadaan si saksi kunci ini. Dan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap apa yang dialami, untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar yang bersangkutan tidak mengalami pembalasan atau penghalang-halangan sehingga dia sendiri tidak dapat memberi kesaksian," imbuhnya.

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tiga Pendaki Dievakuasi dari Gunung Guntur