Perguruan Silat Bentrok, 6 Pendekar Kritis

Senin, 14 November 2011 05:08 wib | Mukhtar Bagus - Sindo TV

Perguruan Silat Bentrok, 6 Pendekar Kritis   JOMBANG-Anggota TNI AU dari Satuan Radar 222 Jombang dan petugas Polres Jombang memburu ratusan anggota perguruan bela diri di Jombang, Jawa Timur.  
Anggota perguruan silat Kera Sakti dan perguruan silat Sh Terate ditangkap setelah terlibat bentrok di jalan raya Jombang-Lamongan, di desa Klubuk kecamatan Kabuh kabupaten Jombang, Minggu (13/11/2011).
 
Petugas keamanan menangkap anggota Kera Sakti yang bersembunyi di dalam rumah-rumah warga dan kabur ke dalam hutan.
 
Kapolres Jombang, AKBP, Marjuki mengatakan petugas saat ini sudah mengantongi identitas kelompok penyerang tersebut dan polisi akan menindak mereka sesuai hukum yang berlaku.
 
Sejumlah pendekar perguruan silat yang ditangkap langsung di amankan di markas TNI AU Sat Radar 222 Jombang dan Polres Jombang. Dari tangan anggota perguruan silat itu, petugas mengamankan puluhan senjata tajam dan berbagai peralatan tarung.
 
Bentrokan tersebut berawal, ketika ratusan anggota perguruan silat Kera Sakti asal Lamongan ini sedang mengikuti acara pengesahan di Madiun sejak Sabtu dengan mengendarai belasan truk. Saat perjalanan pulang dari Madiun menuju Lamongan, mereka sempat melempari gapura perguruan Sh Terate, rumah warga dan seorang anggota polisi di Nganjuk.
 
Saat tiba di wilayah Kecamatan Kabuh, iring-iringan truk Kera Sakti yang sudah di kawal anggota polisi ini kemudian diserang balik secara mendadak oleh ratusan anggota Sh Terate.
 
Akibatnya, ratusan anggota Kera Sakti kocar-kacir dan sebagian kabur ke dalam hutan. Sebanyak 6 anggota Kera Sakti menderita luka parah terkena sabetan senjata tajam karena bentrokan tersebut. Sejumlah korban bentrokan tersebut di larikan ke RSUD Jombang.
(Mukhtar Bagus/Sindo TV/opx)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »