tragedi sukhoi

IGI Minta Kasus Guru SMP di Tambora Tak Sampai Pengadilan

Amril Amarullah - Okezone
Rabu, 16 November 2011 08:01 wib
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Sekjen Ikatan Guru Indonesia (IGI) Mohammad Ihsan menyesalkan tindakan kekerasan guru terhadap tujuh siswa SMP Budi Pekerti di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat.

Karena apapun alasannya, menurut Ihsan hal itu tidak bisa ditolerir. “Kenapa harus menggunakan fisik, apapun caranya itu (kekerasan) harus dihindari,” kata Ihsan saat dikonfirmasi okezone, Selasa (15/11/2011).

Kendati begitu, dalam kasus ini, IGI meminta guru yang diduga melakukan penganiayaan terhadap siswa SMP di Tambora, tidak perlu dibawa ke ranah hukum, cukup diselesaikan melalui jalur etik keguruan.

“Seharusnya ini cukup diselesaikan oleh dewan etik guru, tidak diserahkan ke polisi, bila profesi guru menyimpang dewan etik yang akan memberikan sanksi,” tuturnya.

Sanksi tegas, bisa berupa penurunan jabatan, dinonjobkan atau paling berat adalah pemecatan.

Jadi, tidak harus selalu sampai ke proses hukum. IGI saat ini hanya menunggu perkembangan kasus yang sedang ditangani Kepolisian. “Kita berharap ini tidak sampai ke pengadilan,” ucapnya.

Diketahui, tujuh siswa tersebut seperti yang sudah dilaporkan ke Polsek Tambora yakni E (14), D (15) dan P (14) yang mengalami luka memar di kaki kananya, akibat sabetan benda tumpul.
(amr)

  • MASTER » 0 Tanggapan
    APAPUN ALASANNYA GURU TIDAK DIPERKENANKAN MELAKUKAN KEKERASAN FISIK THD MURIDNYA, DAN INI TIDAK CUMA MELANGGAR ETIKA TAPI SUDAH MELANGGAR HUKUM PIDANA DAN SUDAH SEWAJARNYA UNTUK DI PROSES SECARA HUKUM.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • DC » 0 Tanggapan
    Saya bingung dgn orang tua skrg kenapa sedikit2 lapor polisi masalah anak dipukul guru pake rotan. Inget pak/ibu tidak mungkin guru memukul tanpa alasan yg jelas. Bagaimana kalo Bapak/Ibu yg menjadi guru? Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa ada guru apa jadinya anak2 bangsa ini. Kalau guru memukul anak muridnya tanpa alasan yg jelas saya setuju guru itu diproses secara hukum
    Beri Tanggapan Laporkan
  • me » 0 Tanggapan
    yg saya lihat memang bnyk ank murid jaman skrg ini lebih brani dgn gurunya,,mereka seolah" meledek para guru...jadi menurut saya,anak muridnya juga hrus dminta pernyataannya,, mungkin dy salah,jdi gurunya sampe sprti itu,,ada sebab ada akibat,,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.