MEDAN - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, mengunjungi rumah duka almarhum Eli Zailani (34), di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa malam.
Eli Zailani merupakan nelayan Deli Serdang yang tewas saat menjalani proses hukum di penjara di Penang, Malaysia.
Dia ditangkap pada Agustus lalu bersama tiga rekannya saat mencari ikan di perairan Selat Malaka oleh otoritas laut Malaysia. Dia dituding memasuki perairan Malaysia. Pada akhir Agustus lalu, mereka divonis enam bulan penjara oleh Pengadilan Malaysia.
"Cukup Eli Zailani yang meninggal di tahanan Malaysia. Agar hal serupa tidak terjadi kembali, kerja sama dengan Malaysia mengenai nelayan pelintas batas akan dipercepat sehingga nelayan tradisional yang tertangkap di perairan Malaysia tidak ditahan," ujar Sharif dalam keterangan pers yang diterima okezone, Rabu (16/11/2011).
Sharif memastikan, kematian nelayan yang memiliki empat anak itu karena sakit asma.
Hal senada juga disampaikan Ketua HSNI Deli Serdang, Rahmad Ali, yang menyatakan Eli meninggal dunia karena sesak nafas. Rahmad menerangkan, keterlambatan jenazah Eli tiba di Tanah Air karena pihak kedutaan Indonesia di Malaysia baru bisa berkomunikasi dengan keluarga Eli beberapa hari setelah kematiannya.
Eli meninggal pada 7 November dan baru dipulangkan ke Tanah Air pada 14 November lalu menggunakan maskapai Malaysia Airlines.
“Pihak Kedutaan Indonesia di Malaysia mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pihak keluarga sehingga baru dapat berkomunikasi dua hari lalu dan kemarin jenazah langsung dipulangkan ke Indonesia,” urai Rahmad.
Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan ke rumah duka, di samping mengucapkan bela sungkawa juga menyerahkan uang duka dan hasil visum almarhum kepada keluarga.
(ton)