CIREBON - Tim SAR masih menyisir tepian dan kedalaman Sungai Kumpulkuista hingga Bendungan Karet, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, untuk mencari Burhanuddin, salah seorang korban tabrakan KA Argo Jati dengan minibus APV.
Tim SAR yang terdiri dari personel Polres Cirebon, Brimob Polda Jabar, dan Basarnas Wilayah III Cirebon menyelam dan menyisir sungai Kumpulkuista menggunakan perahu karet.
Koordinator Basarnas Wilayah III Jabar Suyatno mengatakan pencarian berlangsung sejak pagi tadi. Kondisi arus yang deras menghambat upaya pencarian.
“Terutama sehabis hujan, aliran air jadi semakin deras,” terang Suyanto, Rabu (16/11/2011).
Burhanudin, warga Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, merupakan staf Cooperate and Placement (CnP) LP3I Cirebon.
Tabrakan menewaskan dua mahasiswa dan seorang staf LP3I Cirebon lainnya. Mereka adalah Joan Permana Akbar, Diani, dan Yudi Akum. Korban tewas lainnya sopir Carlim.
Mereka tewas saat mobil melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Ujungsemi. Mobil yang mereka tumpangi terseret KA sejauh sekira 100 meter. Akibatnya mobil ringsek tak berbentuk. Selain diseret KA, mobil juga menghantam beton pagar jembatan, hingga potongan kendaraan minibus itu terselip di antara beton.
Pimpinan Cabang LP3I Cirebon Aris Armunanto menyebutkan Burhanudin dipastikan ikut dalam mobil nahas. Hal ini didasarkan dari rekaman CCTV kampus.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.