JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsy terkejut mendengar biaya rapat kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menghabiskan dana negara sebesar Rp30,7 milliar selama setahun.
Menurut dia, pengeluaran dengan nilai bombastis untuk acara rapat seperti itu jelas tidak menunjukkan rasa kepedulian pemerintah atas kebutuhan rakyat.
"Wah sebesar itu ya, saya malah baru dengar, berarti sehari satu koma sekian miliar. Ini biaya yang sangat besar, apa lagi di tengah himpitan hidup masyarakat seperti saat ini," ujar Aboe Bakar kepada okezone, Jumat (18/11/2011).
Padahal kata dia, kondisi rakyat saat ini dalam keadaan melarat. Rakyat sedang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, namun ironis, justru pemerintah bergaya hidup hedon hanya untuk rapat semata.
"Rakyat mau makan saja sulit, pengen sehat susah, biaya pendidikan selangit, masa untuk rapat saja bisa semiliar lebih perhari. Ini namanya tidak sensitif dengan kehidupan rakyat sekarang, tidak mempertimbangkan aspek kelumrahan sebagai pimpinan negara," imbuhnya.
Ketua Kelompok Kerja Fraksi PKS di Komisi III itu, tak dapat membayangkan jika biaya rapat kabinet saja begitu besar, lantas bagaimana dengan rapat seperti pejabat Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pejabat pemerintah dibawahnya.
"Bukanlah pimpinan itu seharusnya melayani rakyat dan memberikan keteladanan pada bawahan, lantas berapa biaya rapat di tingkat departemen, Pemda atau Pemprov, bila diatas dicontohkan yang demikian. Saya harap mereka dapat memberikan keteladanan untuk bawahan," katanya.
Bagi Ketua DPP PKS itu, seharusnya pemerintah mendahulukan kepentingan rakyat dibandingkan memboroskan anggaran negara hanya untuk menggelar rapat kabinet.
"Saya kira rakyat tidak akan mempersoalkan berapapun biaya yang diperlukan untuk rapat kabinet ketika memang kebijakan mereka dapat dirasakan langsung. Bila memang rakyat Indonesia sudah sejahtera dan mudah mendapatkan akses keadilan, berapapun anggaran yang diperlukan untuk rapat mereka akan tutup mata. Marilah kita berempati buat mereka, karena rakyat ini belum sejahtera," tutupnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.