BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memindahkan para pedagang di Jalan Nagreg Lama ke Jalan Lingkar Nagreg.
Keputusan ini dilakukan untuk menjawab tuntutan para pedagang yang mengeluh sepi pengunjung sejak Jalan Nagreg Lama hanya diberlakukan satu jalur, yakni dari arah Bandung menuju Tasikmalaya atau Garut.
Pada Lebaran Idul Fitri lalu, para pedagang sempat melakukan unjuk rasa hingga memblokir Jalan Nagreg Lama.
Kepala Bapeda Pemprov Jabar Deny Juanda mengatakan pihaknya membangun rest area di Lingkar Nagreg. Nantinya, pedagang yang berada di Jalan Nagreg Lama terutama yang di bagian kanan dari arah Bandung akan dipindahkan ke tempat rest area itu.
“Orang-orang ini (para pedagang) akan ditempatkan di jalur baru (Lingkar Nagreg), di rest area,” ungkap Deny.
Rencana pembangunan rest area dan pemindahan para pedagang sudah disampaikan kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Gubernur pun sudah melanjutkan sudah tersebut ke Menteri Pekerjaan Umum. "Dari Binamarga juga akan laksanakan itu," ujarnya.
Sehingga, kebijakan bagi Jalur Nagreg tetap, yakni dari arah Bandung menggunakan satu jalur lewat Jalan Nagreg Lama. Sedangkan dari arah sebaliknya, Garut dan Tasik menuju arah Bandung akan menggunakan satu jalur yaitu Lingkar Nagreg.
"Di Lingkar Nagreg yang panjangnya 5,8 km itu harus ada rest area yang representatif," ujarnya.
Rest area yang akan dibangun tepatnya di belokan terakhir Lingkar Nagreg. Di sana ada area seluas dua hektare. Tempat ini cukup untuk warung makanan, parkir, dan sarana istirahat lainnya.
Pembebasan lahan yang akan dijadikan rest area tersebut, menurutnya, tidak ada masalah. Hanya saja anggaran pembangunan masih tahap pembicaraan. Namun Deny menyebutkan, diharapkan 2012 rest area dan pemindahan para pedagang sudah bisa terealisasi. "Targetnya Idul Fitri 2012 sudah jalan," sebutnya.
Selain itu, di rest area tersebut juga akan dibangun gardu pandang yang fungsinya sebagai area berfoto. "Supaya kalau difoto bagus, juga bisa buat pra weding. Sehingga pengguna jalan bisa nikmati alam Jabar yang baik ini," ujarnya.
Gardu pandang tersebut sudah diprogramkan untuk dibangun. Deny menambahkan, ada juga permintaan dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang ingin memajang produk-produk khas kabupaten Bandung di resta area tersebut.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.