JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diminta tegas terkait rencana penempatan 2500 personel marinir Amerika Serikat (AS) di Darwin, Australia.
“ Indonesia perlu menunjukan sikap sebagai bangsa besar dan bermartabat, Presiden harus mempunyai sikap yang tegas dalam menghadapi isu negara tetangga serta kepentingan asing menyangkut wilayah kedaulatan rakyat Indonesia,” kata pemimpin Gerakan Beli Indonesia, Heppy Trenggono, dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (24/11/2011).
Dia berpendapat, pemerintah harus menolak adanya penempatan marinir Amerika Serikat di Darwin, karena dapat mengancam kedaulatan NKRI.
“Saat ini banyak pihak asing yang sedang masuk dan aktif di Papua, tanpa tindakan yang tegas kita membawa Indonesia dalam kesulitan yang besar,” ujarnya.
“Bangsa Indonesia harus mempunyai jati diri sebagai bangsa yang bermartabat dan bangsa yang besar,’ pungkasnya.
Sebelumnya, pangkalan militer tersebut dinilai dapat mengancam stabilitas keamanan kawasan. Selain itu, diduga pangkalan itu ada kepentingan Amerika Serikat atas basis sumberdaya mereka di Freeport yang digoyang dengan tuntutan masyarakat atas rasa keadilan yang selama ini tidak dirasakan, terutama bagi masyarakat Papua
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.