TANGERANG - Keluarga Muhammad Fikriansyah Apriano (18), awak pesawat Cessna 172 PK-NIP yang jatuh di Cirebon, mendatangi lokasi jatuhnya pesawat di Lembang Burung, lereng Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat.
Keluarga yang datang diwakili oleh Muhammad Amin, ayah kandung korban bersama dua orang saudaranya. Rombongan berangkat sejak Subuh, dengan menggunakan mobill pribadi.
Rencananya, keluarga akan membawa langsung jenazah korban dari Mejalengka ke rumah duka. Namun, berdasarkan informasi yang didapat, jenazah akan diserahterimakan kepada keluarga di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
"Tadi Subuh, bapak kesana sama saudara dua orang menuju lokasi. Saya tadi dapat informasinya, dari lokasi jenazah akan dibawa menuju Halim Perdanakusuma. Dari sana, baru serah terima ke keluarga," ujar Andriana Nevianti Pertiwi, ibunda Fikriansyah kepada okezone, di rumah duka, Selasa (29/11/2011).
Dijelaskan, kepergian suami tercinta bersama dua orang anggota keluarga, tidak lama setelah mendengar informasi bahwa jenazah korban sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan.
Sebelumnya, Muhammad Amin juga sempat mendatangi lokasi jatuhnya pesawat sambil mencari pesawat Cessna yang jatuh. Karena tidak ada kabar, keluarga kembali pulang ke rumah. "Saat tahu korban ditemukan, bapak langsung berangkat ke lokasi," terangnya.
Fikriansyah atau biasa dipanggil Rian, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Muhammad Amin dan Andriana Nevianti Pertiwi.
Fikriansyah, lulus dari sekolah penerbangan pada Selasa, 15 November 2011, sehari sebelum terbang dengan menggunakan Cessna 172, dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Cirebon.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.