PROBOLINGGO - Puluhan warga menderita keracunan setelah mengonsumsi nasi berkat di acara pengajian rutin di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Korban keracunan yang didominasi anak-anak itu kini dirawat di RSUD Tongas.
Korban keracunan massal kebanyakan berasal dari Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas.
Mistriah, salah seorang orangtua korban, Selasa (29/11/2011), menyatakan sebanyak 27 pasien, 25 di antaranya anak-anak mengeluh gejala keracunan seperti mual, muntah, dan kepala pusing, beberapa jam setelah menyantap nasi acara pengajian rutin di rumah Susi pada hari senen Senin sore kemarin.
Sebagian korban sempat dibawa ke puskesmas Kecamatan Tongas. Karena jumlah korban terus bertambah, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Tongas.
Deni Hidayati, dokter jaga RSUD Tongas, menuturkan pasien harus dirawat inap. Dia mengaku penanganan terhadap korban cepat sehingga pasien tidak ada yang menderita dehidarasi.
“Mereka datang ke sini dalam kondisi mual, muntah,” ujar Deni.
Penyebab keracunan, lanjut Deni, diduga berasal dari makanan seperti nasi, mi, dan kentang. Dinas kesehatan setempat akan mengambil sample makanan tersebut untuk diteliti.
Hingga siang ini pasien masih harus menjalani observasi di ruang perawatan Melati dan Mawar.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.