BANDUNG- Pesawat Cessna 172 PK NIP milik Nusa Flying International School yang hilang lebih dari sepekan lalu ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Jasad ketiga penumpang ditemukan masih berada di kokpit pesawat.
"Tiga awak di kokpit depan dalam keadaan meninggal. Satu menggunakan seragam putih dan dua orange sesuai data dari PT Nusa Flying International," kata Koordinator SAR Wanadri, Surya Pagi Asa, di Kantor Wanadri Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/11/2011).
Informasi itu didapat Asa dari tim Wanadri yang melakukan pencarian di lapangan, yakni di kawasan Kawah Burung Gunung Ciremai, Majalengka. Pesawat jatuh tepat di pinggir tebing di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut (Mpdl).
Asa menjelaskan, tim menduga sebelum jatuh pesawat terlebih dulu menabrak tebing. Sedangkan sayap pesawat juga patah. "Di ground zero (lokasi) kondisi pesawat seperti habis menabrak lereng," tuturnya.
Menurut informasi terakhir yang diterima Asa dari tim Wanadri, evakuasi jenazah masih berlangsung. Namun Wanadri sendiri tidak mengikuti proses evakuasi.
"Ketika berada di lokasi, kita tidak berani menyentuh apa-apa, kita hanya berusaha mengamankan lokasi. Setelah itu, evakuasi dilakukan instansi-instansi yang lebih berwenang," ungkapnya.
Tim Wanadri pun sudah menarik diri dari lokasi. Saat ini, tim tengah dalam perjalanan kembali ke Bandung.
Seperti dikabarkan, Cessna berisi dua siswa penerbangan Agung Febrian (30) dan Muhammad Fikriansyah (18), serta seorang instruktur Kapten Partogi Sianipar (25), hilang kontak dalam penerbangan menuju Cirebon, pekan lalu. Pada Senin 28 November kemarin, pesawat nahas tersebut berhasil ditemukan.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.