tragedi sukhoi

HIV/AIDS, KPA Sesalkan Tindakan Keluarga Tinggalkan M

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Sabtu, 3 Desember 2011 23:36 wib
Simbol hari AIDS sedunia
Simbol hari AIDS sedunia

PEKANBARU- Komisi Perlindungan Anak (KPA) Rokan Hilir, Riau, menyesalkan tindakan keluarga M yang meninggalkan balita berusia dua tahun itu karena diduga menderita HIV/AIDS.

“Kita kasihan mengapa keluarganya menelantarkan begitu saja. HIV penularanya kan tidak mudah, apalagi anak-anak. Apalagi dia termasuk korban," kata Manajer Program KPA Riau, Agus Siregar, kepada okezone, Sabtu (3/12/2011).

Dia menjelaskan, kasus seperti ini terjadi karena kurangnya sosialisasi ke masyarakat.

"Hal itu terjadi karena minimnya pengatahuan HIV/AIDS di masyarakat. Ini yang akan terus kita sosialisasikan ke masyarakat, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Agus, M sudah ditangani petugas rumah sakit untuk terus menjaganya. “Kondisi fisik anak masih terus kira pantau setiap saat, informasi terakhir kondisinya stabil,” tegasnya.

Sebelumnya, M diusir warga setelah ketahuan menderita HIV/AIDS yang berasal dari kedua Orangtuanya. Balita ini diketahui menderita virus berbahaya tersebut saat diperiksakan ke dokter akibat demam tinggi.

Melihat kenyataan tersebut, keluarga yang sebelumnya merawat M langsung meninggalkan begitu saja.

Akibatnya, anak ini menjadi terlunta-lunta sebatang kara. Keadaan ini semakin diperparah setelah warga kampung juga mengetahui kalau M menderita HIV dan mengusirnya dari kampung.
(kem)

  • LSM TWO S » 0 Tanggapan
    Minimnya pengetahuan masyarakat tentang penularan HIV/AIDS dikarenakan KPA nya tidak produktif. www.lsmtwos.com www.lsmtwos.net
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.