JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie menilai, persoalaan kasus Bail Out Century sudah usai dan tak usah dikembalikan lagi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurut dia, kasus Century sudah menjadi urusan para penagak hukum.
Bahkan kata dia, DPR tak usah lagi menarik kasus tersebut menjadi urusan legislatif.
"Kita lihat dulu bagaimana pandangan mereka. Karena tugas kita sudah selesai. Pertama melakukan penyempurnaan UU, kan UU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah selesai, menyerahkan persoalan kepada hukum. Yah, percayakan saja ke hukum, nggak usah kita bolak balik tarik lagi," ujar Marzuki kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
Menurut dia, terjadinya bail out century yang menyebabkan kerugian negara triliunan rupiah itu, lantaran Undang-undang Otoritas Jasa Keuangan yang bermasalah. Sehingga lebih baik UU saja yang perlu diperabiki dan bukan lantas kasus itu ditarik lagi ke DPR.
"Kalau menurut saya, UU yang merupakan kewajiban DPR OJK yaitu penyempurnaan UU BI. Sebentar lagi UU BI yang akan kita selesaikan juga. Masalah ada pelanggaran hukum, baca ke rekomendasi diserahkan ke penegak hukum," jelasnya.
Dia pun tak berharap banyak kepada pimpinan KPK yang baru terpilih untuk menuntaskan kasus tersebut. Sebab kata dia, hal itu tergantung pada kemauan pimpinan KPK baru. Dia pun membantah bahwa kasus itu sengaja digantung dan tidak diselesaikan.
"Yang nyita siapa. Orang aja teriak-teriak, urusan penegak hukum kok menyita," kata dia.
Lanjut politikus Demokrat itu, jika pun KPK dan lembaga penegak hukum lainnya tak mau menyelesaikan kasus itu, biarlah menjadi urusan para penegak hukum dengan Yang Maha Kuasa.
"Engga ada yang digantung. Kalau memang belum (ada pidana) biarin aja tanggungjawab dia kepada Tuhannya," terangnya.
Bagi dia, persoalaan Century sudah usai pasca persoalaan bail out century itu dibahas pada paripurna. "Kalau lihat dari konteks paripurna sudah selesia," pungkasnya.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.