JAKARTA - Eks Direktur Utama PLN Eddie Widiono akan melaporkan ahli Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Agustina Arum Sari ke pihak kepolisian.
Ahli BPKP itu dinilai telah menyalahgunakan kewenangannya karena tidak berhak menghitung kerugian negara dalam proyek Customer Information System-Rencana Induk Sistem Informasi (CIS-RISI) di PLN Disjaya dan Tangerang 2004-2006 itu.
“Kita lagi pertimbangkan untuk menggugat, untuk melaporkan Agustina itu kepolisi, karena dia sudah menyalahgunakan kewenangan yang sebenarnya bukan kewenangan dia, dia tidak punya kewenangan untuk menghitung kerugian negara,” kata Kuasa Hukum Eddie Widiono, Maqdir Ismail usai sidang di Pengadilan Tipikor, Rabu (7/12).
Keterangan ahli Agustina Arumsari yang menjabat Kepala Deputi Investigasi BPKP menjadi pertimbangan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mendakwa Eddie Widiono . Menurut dia, dalam proyek di PLS Disjaya dan Tangerang itu terjadi penyimpangan. Dan ini yang menjadi alasan lembaganya menghitung kerugian negara dalam proyek tersebut.
“Berdasarkan keterangan ahli teknologi informasi, substansi produk PT Netway identik dengan output Politeknik Institut Teknologi Bandung,” ujar Agustina. Akibat penyimpangan ini, terkait proyek tersebut telah terjadi kerugian negara mencapai Rp46,1 miliar,"kata Agustina dalam persidangan sebelumnya.
Menurut Maqdir, keterangan yang disampaikan Agustina Arumsari itu dinilai sebagai fitnah. "Kalau orang dihukum dengan fitnah seperti ini artinya kita gagal dalam menegakan hukum. Kita akan menjadi negara yang gagal dalam melindungi hak asasi manusia, ini catatan penting untuk teman-teman yang menjadi pimpinan KPK yang baru,” tegasnya.
Selain akan melaporkan Ahli BPKP, terdakwa Eddie Widiono juga akan melaporkan tim jaksa yang menangani kasus ini.
“Terus terang ini saya sudah bikin rencana, saya mau laporkan sebagai pelanggaran kode etik tim jaksa kepada pimpinan KPK,” pungkasnya.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.