JAKARTA - Sebanyak 64 bangunan dari 154 bangunan di Jalan Kayu Besar di RT 007/011 Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat telah dibongkar paksa Tim Penertib Gabungan Jakarta Barat.
Pembongkaran dilakukan setelah jalan musyawarah tidak memperoleh kesepakatan dari pemegang hak atas tanah Lukas Jhon Simon dengan pemilik bangunan di lokasi ini.
"Akhirnya walikota memberikan surat peringatan (SP-1) sampai SP-3 kemudian disusul Surat Perintah Bongkar (SPB) Walikota Jakarta Barat No. 6146/-1.711.31 tanggal 9 Desember 2011," ucap Kasubag Sengketa Hukum Jakarta Barat, Dedy Rohaedi kepada wartawan di Tempat Kejadian Perkara, Rabu (14/12/2011)
Sedang 90 pemilik bangunan lainnya, kata Dedi, sudah membongkar sendiri,setelah menerima uang kerohiman.
"Masing-masing untuk bangunan permanen Rp6 juta, semi permanen Rp5 juta dan bangunan darurat atau gubuk Rp 4juta perbangunan," tambahnya.
Pemilik bangunan yang bertahan dan menolak uang kerohiman, lanjut Dedy, ada sekira 15 pemilik bangunan yang merasa membeli lahan itu berdasarkan surat bercap segel.
"Namun pemilik lahan yang pertama H.Deris bin Sadim membantah karena dia tidak pernah menjual tanahnya kepara pemilik bangunan itu kecuali kepada Lukas Jhon Simon pada tahun 1975 lalu," lanjutnya.
Lahan yang dibeli oleh Lukas, kata Dedi, dari pemilik awal Derris Bin Sadim seluas 11.275M2 dibuat sertifikat menjadi 3 sertifikat masing-masing Srtifikat Hak Milik (SHM) No. 2335 seluas 3.471 M2, SHM No. 2336 seluas 3.902 M2 dan SHM No.2337 seluas 3.902.
"Namun saat tanah ini akan dimanfaatkan Lukas tidak dapat dikuasai dan akhirnya meminta perlindungan hukum kepada Walikota, atas dasar ini walikota berupaya memusyawarahkan melalui penetapan uang kerohiman. Tapi hanya 90 pemilik bangunan yang bersedia. Selebihnya 64 menolak," tambahnya.
Karena penolakan tersebut maka walikota mengeluarkan Surat Peringatan 3 kali berturut dan sampai Surat Perintah Bongkar."Inipun tidak ditanggapi, maka terpaksa akhirnya dibongkar," Pungkasnya
Pantauan okezone di lapangan, sampai saat ini mesin eskapator sedang menghancurkan satu per satu rumah penduduk, sedangkan warga meratapi rumahnya yang sudah hancur. (nto)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.