SIBOLGA - Kisah penderitaan warga miskin tak ada habisnya. Di Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dua anak bersaudara kandung menderita lumpuh dan tak pernah tersentuh perawatan medis. Seorang di antaranya hanya tergolek lemah di atas ranjang, tidak bisa berjalan lagi.
Hotmaida (12) dan Agusto (10), anak pasangan Marulak dan Hotdinar Situmeang, sudah sejak beberapa tahun ini lumpuh.
Kaki Hotmaida semakin mengecil dan badannya kurus. Kondisi tak jauh berbeda dialami adiknya Agusto. Tak hanya itu, kekurangan gizi membuat keduanya seperti menderita keterbelakangan mental.
Sang ibu, Hotdinar, mengatakan jangankan berobat, untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan. Penghasilan Marulak sebagai kuli panggul di Terminal Sibolga, hanya sebesar Rp30 ribu per hari.
“Tidak ada biaya, makanya tidak pernah ke dokter,” tutur Hotdinar, Kamis (15/12/2011).
Hotdinar mengaku sejauh ini keluarganya belum mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Dia berharap dua anaknya bisa sembuh sedia kala.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.