DEPOK- Penyerangan yang dilakukan oleh gerombolan penagih utang (debt collector) di pool truk Jalan Patumbak Cibubur, Depok, Jawa Barat membuat Polres Depok menerjunkan puluhan tim unit Sabhara. Saat mengamankan lokasi, tim Sabhara Polres Depok sempat melepaskan tiga kali tembakan di lokasi.
Hal itu disebabkan, puluhan debt collector yang berasal dari perusahaan leasing mobil di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) ini terus melempar batu dan mengancam dengan senjata tajam ke arah pegawai pool. Namun karena jumlah massa cukup banyak yakni sebanyak 40 orang dan mengancam polisi, maka polisi berusaha mengamankan lokasi dengan meletuskan senjata sebanyak tiga kali. Terlihat di mobil Xenia warna hijau tosca metalik terdapat tiga lubang tembakan.
Apalagi, saat di lokasi, para debt collector tersebut juga melakukan perampasan terhadap dua unit truk pengangkut tanah yang belum dibayarkan oleh pemilik. Maka, letusan yang dilepaskan polisi justru mengenai mobil Xenia debt collector.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan para pelaku juga sudah berani menyerang anggota Sabhara. Bahkan mobil Sabhara pun diseruduk dengan truk yang mereka bawa.
“Mereka pakai truk, Pajero, dan Xenia, lalu mobil Sabhara kami disenggol,” paparnya kepada wartawan di Polres Depok, Sabtu (17/12/2011).
Mulyadi menambahkan ternyata pihak CV Patumpak Makmur Abadi sebagai pemilik pool diduga belum membayar cicilan truk setahun tahun. Akibatnya, perusahaan leasing tersebut mengerahkan debt collector untuk menagih utang.
“Sudah 1 tahun empat bulan tidak bayar, intinya penyerangan debt collector ini balas dendam atas kejadian kemarin dimana mereka ‘dipukul mundur’ oleh para pegawai pool,” tandasnya.
(ugo)