tragedi sukhoi

Pimpinan KPK

Demokrat Merasa Kalah karena Yunus Tak Terpilih

Rizka Diputra - Okezone
Minggu, 18 Desember 2011 18:00 wib
Yunus Husein (dok.Okezone)
Yunus Husein (dok.Okezone)

JAKARTA - Partai Demokrat mengapresiasi terpilihnya Abraham Samad sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Demokrat mengaku juga memilih Abraham dan Bambang Widjojanto.
 
“Bambang dan Abraham 9 fraksi pilih dia. Tetapi ada fraksi yang klaim jika Bambang dan Abraham menang karena fraksinya. Kodok pun tertawa dengar itu,” ujar Ruhut dalam sebuah diskusi di Jakarta yang disambut tawa hadirin, Minggu (18/12/2011).
 
Ruhut mengakui, partainya hanya kalah ketika bekas Kepala PPATK Yunus Husein gagal terpilih. Yunus tak terpilih setelah beberapa politikus menilainya terlalu dekat dengan pemerintah.
 
“Kami cuma kalah karena Yunus enggak jadi itu saja," sambungnya.
 
Ruhut menjelaskan, alasan Demokrat menggadang nama Yunus Husein sebagai calon pimpinan KPK antara lain karena Yunus mengerti aliran dana hasil korupsi. “Kami kalah perjuangkan Yunus karena yang lain (fraksi) ketakutan. Kalau Yunus terpilih banyak (koruptor) tertangkap. Inilah makanya Satgas Mafia Hukum harus diperpanjang,” jelasnya.
 
Ruhut pun menyinggung soal penanganan kasus skandal bailout Century yang kerap menjadi bahan kritik terhadap pemerintah SBY-Boediono. "Ini Century kami disandera, dizalimi, makin cinta rakyat kepada kami," pungkasnya. 

(abe)

  • iman » 0 Tanggapan
    Saya kira komentar Ruhut SALAH TOTAL, kalau Yunus Husein terpilih jd ketua KPK banyak koruptor yg tertangkap.itu terbalik 180 derajad.kalau Yunus terpilih justru semua koruptor bebas tanpa syarat, Pak Yunus baik, tp pasti kalah dg tekanan dari Ruhut dkk,akan semakin banyak temanya M.Nazarudin dari Partai Demokrat yg mengikuti jejak Nazarudin. Kan msh banyak tuh dr PD yg sdh diperiksa KPK tp blm jg ditahan.spt Angelina Sondak, Andi Mallarangeng, dll
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mimijamilah@yahoo.co.id » 0 Tanggapan
    makin cinta piye....? makin muaaaaaqq rak yo.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ayub » 0 Tanggapan
    kalau tau aliran dana century mengapa tidak dibongkar sj sejak dulu?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ki ageng brewok » 0 Tanggapan
    mengapa harus kecewa? Jangan pedulikan siapa yang menjadi pimpinan KPK, yang penting adalah bagaimana para koruptor dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ahmad nazar » 0 Tanggapan
    gak usah di dengar komentar ruhut situmpul. Anggap aja dia sdg kentut melalui mulut. Aku malu punya politisi spt ruhut situmpul
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.