Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

141 Ribu Lampu Jalan di Jakarta Mati

Susi Fatimah , Jurnalis-Selasa, 20 Desember 2011 |11:53 WIB
141 Ribu Lampu Jalan di Jakarta Mati
Foto: Dokumen Okezone
A
A
A

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta, Wanda Hamidah mengatakan, sebanyak 141 ribu lampu penerang jalan umum (PJU) di DKI Jakarta tidak berfungsi.

"Kita lihat itu lampu jalan dari total 240 ribu sebanyak 141.000 mati," ujar Wanda saat dihubungi okezone, Selasa (20/12/2011).

Menurut Wanda, hal itu menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak maksimal dalam menyalurkan dana APBD tahun 2011 yang mencapai Rp31 triliun.

"Pemprov DKI tidak optimal kerjanya pun tidak maksimal dalam menyalurkan anggaran. Kinerjanya tidak memuaskan," tutur politikus PAN ini.

Sementara, menurut Kepala Dinas perindustrian dan Energi DKI Jakarta, I Putu Ngurah Indiana Pemprov DKI tengah melakukan penghematan anggaran untuk alokasi lampu jalan dengan menggantinya dengan lampu hemat energi. Dengan lampu baru ini, biaya tagihan listrik bisa dihemat hingga Rp8,5 miliar per bulan.

"Bayar listrik untuk lampu jalan sampai Rp17 miliar per bulan. Dengan lampu baru bisa menghemat setengahnya," ujar Putu di Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Pada 2012, sambung Putu, penggantian lampu akan dilakukan bertahap di 218.000 titik dan tidak menggunakan APBD langsung melainkan akan ditanggung investor dan akan dicicil Pemprov DKI.

"Akan dilelang mana yang paling murah, dan menjamin garansi dan kekuatan lampu. Jadi uang Rp8,5 miliar per bulan untuk bayar listrik, untuk membayar investor. Dalam waktu 3 sampai empat tahun semua lunas, dan PJU kita sudah hemat energi semua," paparnya. (sus)

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement