JAKARTA - Komisi III DPR meminta Mabes Polri untuk turun tangan menangani kasus dugaan ancaman dengan senjata yang dilakukan mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol (purn) MSY kepada petugas kemanan Kompleks Perumahan Mediterania, Jakarta Utara.
"Kalau memang itu di Polda Metro macet, ya mestinya Mabes Polri turun," kata anggota Komisi III DPR Nudirman Munir di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2011).
Dikhawatirkan, jika kasus ini berlama-lama di Polda Metro Jaya akan mendapat intervensi dari banyak pihak. Nudirman menegaskan kasus yang mengancam banyak orang seperti ini harus mendapat pengawasan ekstra dalam penyelesaiannya.
"Kita akan ikuti tindak lanjutnya. Apakah dilaksanakan atau enggak," pungkasnya.
Sebelumnya, salah seorang petugas keamanan Perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara, yang tak lain adalah kediaman MSY, Sugeng Joko Sabiran, melaporkan MSY atas perbuatan tidak menyenangkan pada 8 Agustus 2011 karena mengumbar tembakan di depan warga setempat.
Dia menjelaskan peristiwa terjadi pada Rabu 3 Agustus 2011. Saat itu, datang teman MSY ke Kompleks Perumahan Taman Resort Mediterania untuk main ping pong.
Namun sesampai di gerbang, karena tidak mengenal dua orang penjaga pos kemanan Kasman dan Ponijan menahan teman MSY. Ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dilarang masuk, tamu tersebut mengadu ke MSY. Tak berapa lama mantan pejabat tinggi Polri itu datang sambil menodongkan pistol ke kepala penjaga pos. Puas mengeluarkan makian, MSY kembali masuk menuju gedung pingpong sambil mengeluarkan empat kali tembakan ke udara.
Sugeng melaporkan ulah MSY bukan tanpa bukti, tiga buah selongsong peluru kaliber 7,65 mm berhasil diamankan yang diduga keluar dari senjata milik MSY. Laporan Sugeng termuat dalam nomor laporan TBL/2753/VIII/2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um tanggal 8 Agustus 2011. (nto)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.