CIREBON- Kepala Sekolah Wings Flying School Kapten Audi Alpunuh memastikan mesin pesawat Cessna PK-WTC yang melakukan pendaratan darurat di tepi Pantai Cirebon memiliki mesin bagus.
Pesawat sendiri, lanjutnya, telah memenuhi prosedur sebelum melakukan tinggal landas. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kondisi mesin dan sarana komunikasi, Selasa (20/12/2011).
Dia menilai, alasan pelatih di sekolahnya melakukan pendaratan darurat karena faktor cuaca. Pasalnya, informasi yang diterima saat peristiwa kondisi hujan deras dan angin kencang.
Namun demikian untuk mengeyahui pasti, penyebab kecelakaan Wings Flying School masih menunggu penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Sementara itu, hingga pagi ini bangkai pesawat Cessna yang mendarat di bibir pantai utara Desa Bungko Kapetakan Cirebon, masih belum bisa dipindahkan karena menunggu KNKT.
Berdasarkan informasi KNKT akan meninjau lokasi pendaratan darurat pesawat Cessna ini pada Selasa siang. Sedangkan penyebab kecelakaan akan diumumkan pada setahun mendatang.
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti Gumay mengakui pesawat Cessna milik Wings Flying School melakukan pendaratan darurat di pinggir pantai.
Dalam kecelakaan tersebut, dua penumpang yang berada di dalamnya berhasil selamat. Dolly Niko, seorang instruktur, dan siswa bernama Faran dikabarkan hanya mengalami luka-luka.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.