JAKARTA- Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai janggal pihak Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) yang mencarikan pekerjaan bagi purnawirawan pejabat eselon I Kejaksaan Agung (Kejagung) di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya seharusnya para purnawirawan menikmati masa istirahatnya.
“Saya tidak paham maksud tujuan dari itu apa. Kalau selesai sudah, mereka menikamati masa pensiun. Aneh kaya penyalur tenaga kerja,” kata Ray saat dihubungi okezone, Selasa (20/12/2011).
Menurut Ray, penyaluran kerja bagi para pensiunan berutujuan untuk meredam kekesalan hati mereka kepada pemerintah yang bergaji pas-pasan. Namun, dengan masuknya purnawirawan ke BUMN dan BUMD tidak membuat anggaran malah menjadi bengkak.
“Mereka agar tidak melakukan kekesalan kepada pemerintah. Pemerintah terbebas dari kemungkinan kekesalan,” tamdasnya.
Seperti diberitakan, sejumlah Jaksa Agung Muda (JAM) pejabat eselon I di Kejaksaan Agung (Kejagung) akan segera dicarikan pekerjaan ke BUMD dan BUMN. Kejaksaan turut memikirkan pekerjaan selanjutnya bagi para jaksa yang memasuki masa pensiun. Namun, diakuinya hal tersebut tidak maksimal lantaran jumlah lapangan pekerjaan yang terbatas.
"Ya, maksudnya pengelolaan bagaimana. Saya kira perlu dilihat secara menyeluruh dari sisi pengorganisasian. Di kejaksaan, pengorganisasian purnawirawan kejaksaan dihimpun dalam satu wadah yang dinamakan Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA)," ujar Wakil Jaksa Agung, Darmono.
(Taufik Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.