Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PT KAI Tertibkan Pemukiman Liar di Pinggir Rel

Ray Jordan , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2011 |10:45 WIB
PT KAI Tertibkan Pemukiman Liar di Pinggir Rel
Penertiban pemukiman liar di pinggir rel (Foto; R Jordan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hari ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penertiban terhadap pemukiman liar di sekitar lintasan kereta rel listrik jurusan Tanah Abang-Manggarai.

Senior Manager Security PT KAI Daop 1 Ahmad Sujadi memimpin langsung penertiban tersebut. "Ada sekira 700 bangunan. Ada 100 bangunan yang dibuat kontrakan. Bangunannya dari kayu dan triplek, ada juga yang pakai keramik dan disemen, " kata Sujadi di kawasan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Menurut Sujadi, pihaknya tidak mengalami hambatan berarti dalam melakukan penertiban, sebab rencana ini sudah disosialisasikan sejak tanggal 24 Februari lalu. Warga yang tinggal di pemukiman liar juga cukup kooperatif, bahkan membantu 30 petugas dalam membongkar bangunan mereka.

“Semula jarak antara bangunan dengan kereta hanya 30 cm, ini sangat berbahaya baik bagi warga dan perjalanan kereta. Kemudian dari Februari sampai sekarang masyarakat mau membongkar sendiri bangunannnya," ujarnya.

Atas kerjasama tersebut, Sujadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para warga yang dengan sukarela membongkar bangunan mereka.

Hingga saat ini, kata dia, sudah sekira 40 persen bangunan liar dipinggir rel berhasil ditertibkan. “Kalau dibangun kembali akan dibongkar lagi. Kami juga menugaskan tim pengontrol untuk mengawasi semua jalur yang kami bongkar. Saat ini tersisa di daerah Bandengan dan Penjaringan," ujarnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement