JAKARTA - Pidato SBY hari ini di Istana Bogor dalam rapat kabinet besar menyatakan bahwa lemahnya birokrasi dan korupsi menjadi penghambat ekonomi seolah menyentakkan semua elemen bangsa. Pidato yang amat elegan substansinya, namun sayang waktunya tidak tepat, karena seharusnya disampaikan di awal pemerintahan, bukan pada saat semua pihak sudah gerah dengan kerapuhan pemerintah dan berteriak dimana-mana.
Pemerintah seharusnya tidak lagi dalam wacana, tidak lagi hanya pidato, tapi langsung memberikan aksi nyata, gerakan perubahan nyata di semua lini birokrasi kita di semua kementrian, instansi-instansi. Reformasi birokrasi harus dimulai dari dalam Istana sendiri.
Rencana kerja juga harus segera diiringi dengan keputusan-keputusan strategis. Misalnya dalam bidang energi, harus segera dibahas draf kebijakan energi nasional dimana Presiden duduk sebagai Ketua Dewan Energi Nasional. Kebijakan energi sekarang amburadul karena tidak ada pijakan roadmap, masterplan yang jelas kemana potensi sumber daya energi bangsa ini akan diarahkan.
Potret kebijakan energi saat ini mencerminkan pemerintah tidak punya daya untuk mengelola kekayaan alam yang sedemikian melimpah, seolah-olah acuh tak acuh dan impian rakyat tentang kedaulatan energi semakin jauh. Berbagai kasus mulai dari tidak tercapainya lifting, beban TDL yang semakin tinggi untuk rakyat, elektrifikasi yang masih di bawah rata-rata kebutuhan rakyat, masalah-masalah kontrak karya, kasus Freeport, beberapa blok gas potensial dan lain-lain lalai menjadi perhatian Presiden. Belum lagi DMO hanya menjadi wacana, tidak pernah ada realisasi pemenuhan energi dalam negeri menjadi utama.
"Hal-hal krusial soal pengelolaan potensi gas alam, dan varian energi terbarukan lainnya tidak menjadi prioritas pemerintah. Yang seharusnya dilakukan sekarang adalah segera membuat kebijakan-kebijakan yang mengarah kepada kemandirian energi, pemenuhan kebutuhan dalam negeri harus menjadi prioritas teratas, memangkas biaya - biaya dan belanja tetap pegawai.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.