tragedi sukhoi

Markas Polisi di Papua Dibakar & Dipasang Bintang Kejora

Nurlina Umasugi - Okezone
Jum'at, 23 Desember 2011 12:43 wib
Ilustrasi pengibaran Bintang Fajar di Papua Nugini (Foto: Reuters)
Ilustrasi pengibaran Bintang Fajar di Papua Nugini (Foto: Reuters)

JAYAPURA - Polda Papua membenarkan insiden pemasangan bendera Bintang Fajar (dulu dikenal dengan Bintang Kejora) di Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Angkaiserai, Serui, pada 20 Desember 2011 lalu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono mengatakan, sebelum Bintang Fajar dipasang, para pelaku terlebih dulu membakar Mapolsek Angkaiserai.

“Kejadiannya pukul 05.00 WIT pada Selasa lalu," ungkap Wachyono di ruang kerjanya, Jumat (23/12/2011).

Dia menjelaskan, saat itu mapolsek dijaga dua polisi yakni Brigadir Suryanto dan Brigadir Tinus R Yowai. Pada pukul 03.00 WIT terjadi pemadaman listrik di Distrik Angkaiserai, kedua polisi tersebut lalu beranjak meninggalkan mapolsek dan menuju Kota Serui.

Pukul 05.00 WIT Brigadir Suryanto lalu kembali dan mendapati mapolsek dalam keadaan terbakar. Sebuah bendera Bintang Fajar berukuran 100x50 sentimeter juga terpampang di depan markas.

“Saat itu yang turut menyaksikan adalah Briptu Lumek Matoi,” ujar Wachyono.

Setelah melihat kondisi tersebut, keduanya langsung melaporkan kepada Kapolsek dan dilakukan olah TKP.

Hingga saat ini, aparat Kepolisian masih mendalami kasus tersebut, apakah murni kebakaran atau ada aksi lain di balik insiden itu.

(ton)

  • Obed » 0 Tanggapan
    Bagaimana dengan rencana dialog antara Pemerintah Pusat dengan orang Papua, jika hal seperti ini terus terjadi...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aboy » 0 Tanggapan
    Kalo yang beginian media2 gak berani nyebut mereka ter0ris, karena gak ada ter0ris yg berk0teka.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.