SURABAYA - Proses identifikasi puluhan mayat para imigran yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Trenggalek, Jawa Timur, menimbulkan masalah baru. Bau tidak sedap dari puluhan mayat tersebut tercium hingga jarak puluhan meter dari kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur Kombes Pol Didi Agus harus membuat surat permintaan maaf. Surat permintaan maaf itu ditujukan ke kantor-kantor di sekitar rumah sakit di Jalan Ahmad Yani Surabaya.
“Karena baunya itu, saya buatkan surat permintaan maaf atas gangguan ini,” ujar Didi, Jumat (23/12/2011).
Beruntung lokasi kamar mayat ini tidak berdekatan langsung dengan rumah warga, melainkan kantor instansi lain seperti Markas Polda Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Jawa Timur.
Hingga malam ini, Didi memperkirakan jumlah jenazah yang masuk ke RS Bhayangkara ada 80 kantong. Dari Jumlah itu hari ini antara 36 sampai 40 mayat sudah naik ke meja autopsi.
Karena kapasitas cold storage yang terbatas, sebagian besar mayat diletakkan begitu saja di selasar dan halaman belakang kamar mayat RS Bhayangkara. Untuk mencegah pembusukan yang lebih parah, pihak rumah sakit menyemprotkan formalin.
(ton)