SOLO - Menjelang hari Raya Natal polisi memperketat pengawasan pada sejumlah gereja. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dalam pelaksanaan perayaan Natal. Salah satu gereja yang mendapat pusat perhatian untuk diamankan adalah GBIS Kepunton di Kota Solo, Jawa Tengah yang pernah dibom beberapa waktu lalu.
Pantauan di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunto, nampak aparat dari kepolisian resort kota Polresta Surakarta dan Gegana Brimob Kompie C menyisir ke semua bagian gereja untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan atau upaya teror di gereja yang sempat dibom tersebut.
Tak hanya GBIS Kepunton yang diperiksa, gereja-gereja lainnya di wilayah Kota Solo pun disisir polisi. Tujuannya untuk memastikan tidak ada ancaman gangguan keamanan terutama pada saat banyak kegiatan gereja digelar berkaitan dengan Hari Raya Natal.
Menurut Kapolresta Solo, Kombes Listyo Sigit, pengamanan gereja tidak hanya di GBIS Kepunton saja namun seluruh gereja di Solo. Sedikitnya ada 140 gereja yang diamankan dalam operasi lilin ini.
Sementara menurut petugas pengamanan gereja GBIS, Yohanes Ardianto, pengamanan di gereja kini makin ditingkatkan terutama bagi jemaat yang membawa barang berlebihan. Hal itu dilakukan agar peristiwa bom bunuh diri di GBIS Kepunton tidak terulang kembali.
Untuk memberikan jaminan keamanan TNI, Polri dan unsur masyarakat siap mengamankan hari raya Natal dengan menerjunkan sedikitnya 2600 personil. Rencananya mulai Sabtu, 24 Desember pukul 00:00 WIB personel sudah mulai ditempatkan di pos masing-masing. (sus)
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.