TANGERANG - Melani Hidayah, warga Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang lahir dengan berat 6 ons dan panjang 30 sentimeter pada 7 Desember 2011 lalu, akhirnya menghembuskan napas terakhir pagi ini.
Melani yang kekurangan berat badan ini tidak sempat mendapatkan perawatan dokter karena orangtuanya tak punya biaya. “Melani meninggal tepat tujuh hari setelah ibunya meninggal, hari ini Melani berumur 18 hari, ia meninggal setelah saya keluarkan dari inkubator di rumah jam 04.00 WIB," kata Rita, tante Melani yang selama ini merawat Melani.
Ia juga mengatakan bahwa yang pertama mengetahui meninggalnya Melani adalah neneknya, Karmila yang pagi itu hendak melihat kondisi cucunya itu. "Sebenarnya Melani semalam tidur di inkubator tapi dia terus meronta, sepertinya tidak mau, akhirnya saya keluarkan," ujarnya.
Selama ini keluarga Melani tidak membawa bayi malang ini ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan, dikarenakan kekurangan biaya dan sudah kecewa dengan pihak rumah sakit yang menangani proses kelahiran Melani.
“Rumah sakit tidak serius menangani Melani waktu lahir, sampai-sampai tali pusarnya saja tidak diperban, kami akhirnya merawat Melani di rumah dan mendapatkan sumbangan inkubator dari dermawan," pungkasnya.
Jenazah Melani dimakamkan pagi ini tepatnya pukul 08.00 WIB di depan rumah tantenya, Rita.
(ful)